Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Hendak Matikan Pompa Air Kolam, PNS di Tulungagung Dibacok Tetangga

Penulis : Anang Basso - Editor : Dede Nana

22 - Jun - 2024, 08:49

Placeholder
Korban saat di RS dan pelaku diamankan / Foto : Istimewa for Tulungagung Times

JATIMTIMES - Nasib apes dialami seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berinisial AZ (45) warga RT 03, RW 10, Desa Pulosari, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. Ia dilarikan ke Rumah sakit setelah dibacok tetangganya, Jumat (21/6/2024) sekitar pukul 20.00 WIB kemarin. 

Kapolsek Ngunut Kompol Rudi Purwanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tragis ini. Dari keterangan Kompol Rudi, awal mula kejadian AZ sewaktu sedang berjalan kaki bersama anaknya yang berinisial AMZ saat itu sedang mematikan pompa air kolam miliknya.

Baca Juga : Peduli Masyarakat, Polres Tulungagung Gelar Bakti Kesehatan Menyambut HUT Ke-78 Bhayangkara

"Saat berjalan di samping belakang rumah pelaku, selesai mematikan pompa air yang berada di kolam ikan kemudian saat berjalan tiba-tiba pelaku dari belakang langsung membacok korban," kata Rudi, Sabtu (22/6/2024). 

Pelaku yang dimaksud adalah Wagiman (60) tetangga korban, membacok dengan menggunakan sebuah sabit yang sangat tajam. "(Bacokan) mengenai bagian perut sebelah kanan dan mengalami luka, tangan sebelah kanan juga mengalami luka," ujarnya. 

Oleh karena anak korban mengetahui hal ini, AMZ langsung teriak meminta tolong warga sekitar. "Mendengar teriakan tersebut maka warga sekitar berupaya menolong korban membawa korban ke Rumah Sakit dr. Iskak Tulungagung untuk perawatan medis," ungkapnya. 

Sambil menolong korban, warga berusaha menangkap Wagiman yang diketahui bersembunyi di rumah kosong. Menurut warga, Wagiman bersembunyi di kamar mandi dan mengunci dari dalam. Akibatnya, warga harus membuka atap dan melempari dengan berbagai benda untuk memaksa Wagiman keluar. 

Baca Juga : Kota Batu Dapat Tambahan Alokasi Pupuk Subsidi

Menurut Rudi, korban AZ dan Wagiman mempunyai masalah batas tanah. "Pelaku saat ini mengalami gangguan kejiwaan semenjak tahun 2021," jelasnya. 

Dengan kejadian ini, keluarga korban melaporkan ke Polsek Ngunut untuk proses hukum lebih lanjut. "Semalam (pelaku) diantar ke RS Madinah (Ngunut), siang ini mau di antar ke Lawang (rumah sakit jiwa)," pungkasnya.


Topik

Peristiwa pembacokan pembacokan di tulungagung berita tulungagung



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anang Basso

Editor

Dede Nana