Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Pindah Lokasi, Desain Perencanaan Puskesmas Kepanjen dan Bululawang Akan Diusulkan di PAK APBD 2024

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Yunan Helmy

18 - Jun - 2024, 20:30

Placeholder
Kepala Bappeda Kabupaten Malang Tomie Herawanto saat ditemui di Pendapa Agung Kabupaten Malang, Senin (17/6/2024). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) saat ini tengah mengkaji  rencana perpindahan bangunan Puskesmas Kepanjen dan Puskesmas Bululawang. 

Kepala Bappeda Kabupaten Malang Tomie Herawanto menyampaikan,  untuk mempersiapkan perencanaan perpindahan Puskesmas Kepanjen dan Puskesmas Bululawang, dalam waktu dekat tim dari Bappeda Kabupaten Malang bersama pihak terkait akan melakukan pengecekan lokasi. 

Untuk sementara ini, terdapat dua lokasi yang bakal menjadi tempat baru untuk Puskesmas Kepanjen dan Puskesmas Bululawang. Puskesmas Kepanjen bakal dipindah ke dekat pintu keluar jalur lintas barat atau jalibar yang dekat dengan Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen. Sedangkan Puskesmas Bululawang ke dekat SMA Bululawang.

"Insya Allah minggu depan akan kita cek lokasi dengan berbagai pihak. Kemudian kita akan desain. Pasti kalau itu dari efisiensi waktu memungkinkan ya di perubahan anggaran (PAK APBD TA 2024) akan kita desain dari perencanaan, karena lahan milik kita tanpa pembebasan lahan," ungkap Tomie. 

Sehingga nantinya di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang Tahun Anggaran (TA) 2025, sudah bisa dimulai  perencanaan desain bangunan dari Puskesmas Kepanjen dan Puskesmas Bululawang. 

"Sehingga tahun 2025 nanti kita bisa mendesain bagaimana bangunannya, bagaimana polanya, kan juga dimungkinkan itu kita perlu dukungan dari pusat melalui DAK dan juga akan memikirkan bangunan puskesmas yang sudah ada," jelas Tomie. 

Dua puskesmas lainnya  yakni Puskesmas Wajak dan Puskesmas Tajinan, juga akan dipindah dan direncanakan akan dibahas lebih mendalam di penyusunan perencanaan APBD Kabupaten Malang TA 2025. 

Menurut Tomie, perpindahan bangunan dua puskesmas tersebut terbilang mendesak. Pasalnya, sesuai arahan dari Bupati Malang HM. Sanusi, bangunan kedua puskesmas tersebut sudah tidak layak untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. 

Salah satu yang menjadi sorotan yakni Puskesmas Kepanjen. Berada di jalan poros nasional yang berada di seberang Pengadilan Agama Kabupaten Malang membuat Puskesmas Kepanjen kerap kali menjadi sorotan. Pasalnya, tempatnya yang kecil dianggap sudah tidak representatif untuk memberikan layanan kesehatan serta sebagai tempat penunjang masyarakat umum yang akan memanfaatkan fasilitas umum yang ada. 

Oleh karena itu, Pemkab Malang memiliki alternatif tempat baru yang khusus diperuntukkan bagi Puskesmas Kepanjen, yakni di jalan keluar jalibar yang berada di Desa Talangagung, Kecamatan Kepanjen dan memiliki luas 1 hektare. 

Menurut Tomie, untuk ketentuan standar bangunan puskesmas, lahan milik Pemkab Malang di jalan keluar jalibar telah memenuhi. Pasalnya, standar untuk bangunan puskesmas itu berada di lahan 3.500 sampai 4.000 meter persegi yang mencakup dari berbagai sisi. Mulai dari aspek layanan kesehatan sampai fasilitas umum berupa tempat parkir dan lain-lain. 

"Kepanjen kan ibu kota kita. Peforma layanan kesehatan di tingkat dasar kita upayakan agar bisa lebih baik lagi. Kita mencari lokasi yang bisa dimungkinkan agar memenuhi standar. Alternatifnya di jalan keluar Jalibar daerah Talangagung," tandas Tomie.
 


Topik

Pemerintahan Puskesmas Kepanjen Puskesmas Bululawang puskesmas pindah lokasi Pemkab Malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy