Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Pemerintahan

Kendalikan Inflasi, Pemkot Malang Berencana Tanam Ribuan Bibit Cabai di Sekolah dan Poktan

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

17 - Jun - 2024, 15:28

Placeholder
Kepala Dispangtan Kota Malang Slamet Husnan saat mengecek kualitas produksi cabai. (Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus melakukan upaya untuk mengendalikan inflasi. Selain memastikan stabilitas harga dan stok bahan pangan di pasaran, beragam upaya lain juga dilakukan. Salah satunya dengan menstabilkan tingkat inflasi yang dipengaruhi fluktuasi harga cabai. 

Terkait rencana tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang Slamet Husnan mengatakan bahwa pihaknya telah mendapat support dari Bank Indonesia (BI). Berupa bantuan sebanyak 5.000 bibit tanaman cabai. 

Baca Juga : Sunan Pakubuwono IV: Raja Religius dan Pejuang Hukum Syariat yang Dijuluki Sinuhun Wali

Bibit-bibit ini rencananya akan didistribusikan ke sekolah-sekolah dan kelompok tani (poktan) di seluruh wilayah Kota Malang. "Tahun ini kami disupport BI dan mungkin akan diserahterimakan di pekan ini sebanyak 5.000 bibit tanaman cabai," ujar Slamet. 

Slamet menilai, tanaman cabai merupakan komoditi pangan yang menjadi prioritas. Sebab menurutnya, komoditi cabai cukup memberi andil besar yang dapat mempengaruhi tingkat inflasi di Kota Malang.

"Cabai ini merupakan salah satu komoditi yang menjadi prioritas kami. Karena cabai itu yang setiap hari, minggu, bulan, tahun selalu memiliki andil terhadap inflasi," tutur Slamet.

Slamet mengatakan, sesuai dengan arahan Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, gerakan menanam cabai nantinya akan difokuskan di sekolah-sekolah. Menurutnya bibit cabai tersebut akan diberikan kepada para siswa-siswi untuk ditanam.

Apalagi dirinya menilai bahwa gerakan menanam cabai di sekolah ini juga menjadi bagian dalam serangkaian upaya mengedukasi terkait penguatan ketahanan pangan. Selain itu, dari 5.000 bibit cabai yang diterima, sebagian juga akan disalurkan melalui Himpunan Penyuluh Pertanian di setiap kecamatan Kota Malang. 

"Karena kan di masing-masing kecamatan, himpunan penyuluh pertanian ini memiliki poktan dan gapoktan. Jadi kami salurkan lewat situ," imbuh Slamet. 

Baca Juga : Polisi Sita Motor Knalpot Tiga Bulan, Mayoritas Pelanggar Kalangan Pelajar

Selain cabai, Slamet menyebutkan Dispangtan Kota Malang juga memprioritaskan komoditas jagung dan padi yang merupakan tanaman utama di wilayah Kota Malang. Menurutnya, setiap tahun, Dispangtan rutin memfasilitasi benih padi untuk seluruh kelompok tani di Kota Malang.

Dalam hal ini, Slamet mengatakan bahwa dukungan yang diberikan bukan hanya terkait bibit saja. Namun juga sarana produksi pertanian. Seperti insektisida, racun tikus, alat mesin pertanian (alsintan) handsprayer, dan jaring pelindung bulir padi. 

Slamet menekankan, upaya ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di wilayah Kota Malang. 


Topik

Pemerintahan Inflasi atasi inflasi cabai Dispangtan Kota Malang pemkot malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Sri Kurnia Mahiruni