Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hiburan, Seni dan Budaya

Semarak Puncak BBGRM XXI dan HKG PKK Ke-52 di Kota Blitar: Menghidupkan Spirit Gotong Royong dalam Nuansa Bulan Bung Karno

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Yunan Helmy

11 - Jun - 2024, 19:18

Placeholder
Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono didampingi Wali Kota Blitar Santoso, Wawali Tjutjuk Sunario, Pj sekda Jatim dan kepala Dinas PMD Jatim memimpin secara simbolis pencanangan BBGRM di Kota Blitar. (Foto: Aunur Rofiq/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Puncak peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) XXI dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-52 Provinsi Jawa Timur tahun 2024 berlangsung meriah di Alun-Alun Kota Blitar, Selasa (11/6/2024). Acara yang digelar pada 11 Juni 2024 ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kota Blitar dengan dukungan dari Bank Jatim.

Momentum ini juga bertepatan dengan perayaan Bazar Blitar Djadoel, sebuah rangkaian acara dalam Bulan Bung Karno yang menjadi agenda tahunan di Kota Blitar.

Baca Juga : Semeru Erupsi 18 Kali hingga Sore Ini, Letusan Paling Tinggi Mencapai 700 Meter

Acara dimulai dengan sambutan penuh semangat dari Wali Kota Blitar Santoso. Dia menyatakan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara penting ini di Kota Blitar. 

Dalam pidato pembukaannya, Santoso menekankan pentingnya nilai gotong royong, sesuai dengan ajaran Bung Karno. "Sungguh tepat kiranya kegiatan bernuansa gotong royong ditempatkan di Kota Blitar, karena salah satu inti pemikiran proklamator dan presiden pertama Republik Indonesia, Bung Karno, yang makamnya ada di Kota Blitar, adalah gotong royong. Dalam istilah Bung Karno, gotong royong adalah amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Ho lopis kuntul baris buat kepentingan bersama! Itulah gotong royong!" ungkap Santoso.

Santoso juga mengajak para peserta untuk tidak hanya berziarah ke makam Bung Karno secara fisik, tetapi juga secara pemikiran dan semangat gotong royong. "Bulan Bhakti Gotong Royong dan Hari Kesatuan Gerak PKK Kota Blitar merupakan momentum strategis menjabarkan nilai-nilai kegotongroyongan di masyarakat sekaligus upaya untuk menyegarkan kembali kedudukan dan peran strategis PKK sebagai bagian tidak terpisahkan dari penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Jawa Timur," tambahnya.

Pj Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono turut hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas suksesnya acara ini. Dalam wawancaranya, Adhy mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemkot Blitar yang telah memadukan acara BBGRM dengan peringatan Bulan Bung Karno. “Alhamdulilah acara BBGRM ini berjalan dengan baik dan sukses. Saya ucapkan terimakasih kepada tuan rumah yang begitu memperhatikan dan memadukan dengan Bulan Bung Karno. Di Kota Blitar, Juni diperingati sebagai Bulan Bung Karno. Dan di sini yang menarik juga ada Bazar Blitar Djadoel, ini sangat menarik ya,” katanya.

Adhy menegaskan pentingnya melestarikan budaya gotong royong yang menjadi inti dari Pancasila. "Pada prinsipnya kita harus meneruskan warisan budaya bangsa yaitu gotong royong karena memang itu merupakan intisari dari Pancasila. Dengan gotong royong, pembangunan berjalan tidak satu arah. Gotong royong merupakan bagian dari integrasi kolaboratif dengan masyarakat melalui swadaya mereka. Oleh sebab itu, menggerakkan dan memelihara gotong royong masyarakat harus terus digaungkan dan dilestarikan," jelasnya.

Lebih lanjut Adhy juga menyoroti kesuksesan Bazar Blitar Djadoel yang telah mencatat perputaran uang hingga 5 miliar rupiah, jauh melampaui target awal. “Ya, Jawa Timur itu sebetulnya memang ekonominya hidup dari UMKM. Separo ekonomi Jawa Timur itu UMKM. Kenapa ketika pandemi Covid-19 Jawa Timur tidak kolaps? Ya karena memang sumber daya ekonomi Jawa Timur itu dari UMKM, sektor ekonominya ditopang masyarakat kecil yang hidup dari UMKM. Karena itu kami membawa ekonomi UMKM bisa naik kelas lagi, ke ekspor. Dan ini akan membawa banyak turunannya, seperti tenaga kerja, kesejahteraan dan kemampuan untuk membranding produk-produk tradisional mereka ke pasar internasional,” tambah Adhy.

Peringatan BBGRM dan HKG PKK tahun ini juga dimeriahkan dengan berbagai rangkaian acara yang telah berlangsung sejak Jumat, 7 Juni 2024. Sebagai tuan rumah, Pemkot Blitar menyajikan berbagai kegiatan menarik untuk memperkenalkan potensi kota ini kepada seluruh delegasi dari kota dan kabupaten se-Jawa Timur.

Pada Sabtu, 8 Juni 2024, acara diisi dengan penampilan tarian dan nyanyian dari anak-anak SD di Kota Blitar, dilanjutkan dengan penampilan band musik. Esoknya, Minggu, 9 Juni 2024, giliran anak-anak TK yang memeriahkan panggung dengan tarian mereka. Puncak kemeriahan terjadi pada Senin, 10 Juni 2024, dengan pembukaan acara oleh Wali Kota Blitar, kegiatan penghijauan, city tour, berbagai lomba, dan festival fashion show batik.

Baca Juga : Sosok Pam Pam Shaggydog yang Meninggal Dunia Akibat Serangan Jantung di Usia 32 Tahun

Pada puncak acara, Selasa, 11 Juni 2024, Pj Gubernur Adhy Karyono memberikan sambutan di hadapan peserta yang memadati Alun-Alun Kota Blitar. Para peserta juga disuguhi city tour yang mengelilingi destinasi wisata seperti Istana Gebang, Agro Wisata Belimbing Karangsari, dan Masjid Arrohman.

Seluruh rangkaian kegiatan, termasuk pameran, penanaman pohon bersama, city tour, dan lomba fashion, telah dirancang untuk memberikan kesan yang mendalam dan mempererat tali persaudaraan antar masyarakat Jawa Timur. Acara ini juga disinergikan dengan peringatan Bulan Bung Karno dan Bazar Blitar Djadoel, yang tidak hanya menyemarakkan suasana tetapi juga mendukung perekonomian lokal.

Acara BBGRM dan HKG PKK kali ini bukan hanya sekadar peringatan tahunan, melainkan juga momentum strategis untuk mengembalikan semangat gotong royong dan peran strategis PKK dalam pembangunan. Wali Kota Santoso berharap bahwa semangat gotong royong yang digelorakan di Kota Blitar dapat menyebar ke seluruh Jawa Timur dan menjadi fondasi kuat bagi pembangunan di masa depan.

"Buah mangga buah kedondong, kalau dimakan enak terasa. Terus gelorakan gotong royong untuk Jawa Timur maju luar biasa," ucap Santoso menutup pidatonya dengan penuh semangat.

Dengan suksesnya acara ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai elemen lainnya dapat terus berjalan dengan baik, membawa manfaat dan kemajuan bagi seluruh wilayah Jawa Timur. “Sukses untuk Pemprov Jawa Timur. Sukses juga untuk seluruh kabupaten/kota se-Jawa Timur. Semoga sinergi dan kerja keras kita mendapatkan ridho dari Alloh SWT,” tutup Santoso.

 Sebagai informasi, pada puncak Peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat  ke-XXI dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-52 provinsi jawa timur tahun 2024 di Kota Blitar ini, Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga memberikan beragam penghargaan. Penghargaan-penghargaan tersebut meliputi apresiasi kepada daerah dengan pelaksanaan gotong royong terbaik di provinsi, penyematan pin kepada kader PKK berprestasi, dan penghargaan atas pengabdian Adi Bhakti kepada TP-PKK yang menjadi pilot project percontohan nasional. Selain itu, penghargaan juga diberikan untuk pemenang lomba Jambore Nasional Kader PKK, inovasi teknologi tepat guna di desa, serta penghargaan untuk pos pelayanan masyarakat terbaik.


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat BBGRM XXI Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Ke-52 Provinsi Jawa Timur Blitar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy