Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Viral Kakek Tua Tolak Segepok Uang, Alasannya Takut Urusan Akhirat

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

09 - Jun - 2024, 19:06

Placeholder
Kakek yang tolak uang segepok karena takut pertanggungjawaban akhirat. (Foto screenshot)

JATIMTIMES - Mendapatkan uang secara cuma-cuma dengan nominal yang besar tentu menjadi hal yang sangat membahagiakan bagi sebagian orang. Namun hal itu tidak berlaku bagi seorang kakek yang satu ini. Di mana ia menolak segepok uang dan hanya meminta uang Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu saja. 

Hal itu diketahui dari unggahan akun Instagram @santripedulisosial. Dalam video yang dibagikan, terlihat seorang kakek berjalan ditopang dengan sebatang tongkat tetiba dihampiri pemuda berpakaian serba hitam.

Baca Juga : Jelang Iduladha, Pandai Besi Kebanjiran Order Pisau Kurban

Tak berapa lama, pemuda tersebut menyodorkan segepok uang yang diberikan cuma-cuma kepada kakek tersebut. Namun siapa sangka, kakek tersebut menolak. Bahkan ketika berulang kali pemuda tersebut menyodorkan dengan setengah memaksa, kakek itu berkali-kali pula menolak. Yang lebih mengagetkan, kakek tersebut justru menerima bila hanya diberi uang selembar Rp5 ribu atau Rp10 ribu saja.

"ngga diterima kalau banyak, ngga ngga mau tanggung jawab. Kalau ada uang sepuluh ribu atau lima ribu mau, ngga-ngga mau kelewat itu," ungkap kakek tersebut, dikutip Minggu (9/6/2024). 

"ini ngga mau diterima?" tanya pemuda tersebut.

"Ngga mau diterima" jawab kakek itu.

"Kenapa?" tanya pemuda itu penasaran.

Sang kakek menjawab alasannya menolak karena takut tanggung jawab yang besar di akhirat.

"Ngga saya takut tanggung jawab nanti di dalam kubur," terang kakek tersebut.

Video itu pun lantas viral dan membuat para netizen mengaku malu sebab mereka kerap tidak bersyukur atas apa yang telah mereka miliki. 

"Tertampar banget dg sikap bpk tua yg menolak diberi uang bnyk krn takut pertanggug jawaban diakhirat nanti....sdg sy sbg manusia, sll merasa kurang dan kdg khilaf mnghalal kan cara2 yg krg baik demi ambisi napsu duniawi yg bgitu mnyilaukan dan mnyesatkan. Astaghfirullah....ampuni hamba ya robb," Komen @rindu***.

"Gua malu jadinya, kurang bersyukur masih merasa kurang terus hidupku," Ujar @dev***.

Diketahui, akhirat yang dimaksud oleh kakek tersebut ialah empat perkara ini. Melansir NU Online, berikut empat perkara yang dimaksud: Pertama yang akan dipertanggungjawabkan pada hari kiamat kelak adalah umur kita. 

Sejak kita menginjak usia baligh, seluruh apa yang kita yakini, kita ucapkan dan kita perbuat, akan kita pertanggungjawabkan kelak di akhirat. Jika kita telah melakukan seluruh kewajiban dan menjauhkan diri kita dari semua yang diharamkan, maka kita akan selamat dan bahagia. Sebaliknya, jika tidak, maka kita akan binasa dan merana.

Baca Juga : Robby Purba Semakin Dihujat Netizen Usai Gretak Akan Polisikan yang Berkomentar Bully-an Kepadanya

Kedua, kita akan ditanya mengenai jasad kita. Jika seluruh anggota badan kita gunakan untuk berbuat taat kepada Allah, maka kita akan senang dan beruntung. Sebaliknya, jika kita menggunakannya untuk bermaksiat kepada Allah, maka kita akan merugi dan buntung.   

Ketiga, kita akan ditanya mengenai ilmu kita. Kita akan ditanya, apakah kita telah mempelajari bagian ilmu agama yang fardlu ain untuk kita pelajari atau tidak. Dan jika kita telah mempelajarinya, apakah sudah kita amalkan ataukah tidak. Ilmu agama yang hukum mempelajarinya fardlu ain adalah seperti dasar-dasar ilmu aqidah, hukum-hukum dasar terkait bersuci, shalat, zakat bagi yang mampu, puasa, kewajiban hati, maksiat-maksiat anggota badan dan lain sebagainya. 

Dalam sebuah hadits diriwayatkan:

   وَيْلٌ لِمَنْ لَا يَعْلَمُ، وَوَيْلٌ لِمَنْ عَلِمَ ثُمَّ لَا يَعْمَلُ   

“Sungguh sangat celaka orang yang tidak belajar (ilmu agama yang fardlu ain), dan sungguh sangat celaka orang yang mempelajarinya tapi tidak mengamalkannya.”  

Keempat, kita akan ditanya mengenai harta, dari mana kita memperolehnya dan untuk apa kita belanjakan. Dalam masalah harta, manusia terbagi menjadi tiga golongan, dua celaka dan satu yang selamat. 

Dua golongan yang celaka pada hari kiamat adalah mereka yang mengumpulkan harta dengan cara yang haram atau dari sumber yang haram, dan mereka yang mengumpulkan harta dengan cara yang halal tapi membelanjakannya untuk hal-hal yang diharamkan. 

Sedangkan golongan yang selamat adalah mereka yang mengumpulkan harta dengan jalan yang halal dan membelanjakannya untuk perkara-perkara yang halal. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:  

 نِعْمَ الْمَالُ الصَّالِحُ لِلرَّجُلِ الصَّالِحِ (رَوَاهُ أَحْمَدُ فِي مُسْنَدِهِ)   

“Sebaik-baik harta adalah harta milik orang yang shalih.” (HR Ahmad dalam al-Musnad). 


Topik

Serba Serbi berita viral empat perkara di akhirat kakek tolak uang segepok



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana