MALANGTIMES - Hari ini menjadi momen yang paling ditunggu bagi aparatur sipil negara (ASN) baru di Kabupaten Malang. Setelah lolos serangkaian seleksi pendaftaran, Selasa (18/9/2018) sebanyak 158 ASN (dulu istilahnya PNS) menjalani pengambilan sumpah di pendapa Kabupaten Malang. Agenda ini dipimpin langsung oleh Bupati Malang Dr H Rendra Kresna. 

Rendra berharap, para ASN yang bakal ditempatkan di wilayah Kabupaten Malang itu bisa berkontribusi lebih. Salah satunya dengan memberikan kinerja yang terbaik sesuai penempatan dan tupoksi (tugas pokok dan fungsi) masing-masing. “Kalau hanya standar saja kurang. Harus lebih dari itu,” ujar Rendra kepada MalangTIMES.

Orang nomor satu di Kabupaten Malang ini juga menyinggung soal pendapatan menjadi seorang pegawai negeri. Menurut dia, terkait kesejahteraan, sebaiknya dikembalikan lagi ke diri masing-masing. Jika niatnya untuk mengabdi, maka persoalan gaji bukanlah prioritas utama. “Jangan bertanya apa yang didapat, tapi tanyakan apa yang kita beri kepada masyarakat,” tandasnya.

Rendra menambahkan, pihaknya juga sudah membahas penghargaan yang bakal diterima para ASN yang berprestasi dalam bekerja. Misalnya bakal dipercepat untuk naik jabatan serta dipromosikan untuk jabatan tertentu. “Ini sudah saya bahas dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Malang,” imbuhnya.

Sebaliknya, pria yang juga menjabat ketua DPW Partai Nasdem Jawa Timur ini juga bakal memberikan peringatan dan sanksi tegas kepada ASN yang bekerja tidak sesuai harapan. Misalnya, sering terlambat dan tidak memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Punishment ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas PNS,” pungkasnya. (*)