Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Wisata

Kunjungan Masyarakat ke Museum Blambangan Banyuwangi Meningkat

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : Dede Nana

05 - Jun - 2024, 19:00

Placeholder
Suasana Museum Blambangan Banyuwangi penuh dengan pengunjung Dalam Acara Banjoewangi Kolo Semono di Halaman Kantor Disbudpar Banyuwangi (Istimewa)

JATIMTIMES - Jumlah kunjungan ke Museum Blambangan mengalami peningkatan yang signifikan dengan adanya acara pameran Banjoewangi Kolo Semono yang diselenggarakan di halaman kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi. 

Dalam even tersebut pengunjung dan wisatawan tidak hanya menikmati sajian aneka ragam seni budaya dan kuliner, pameran aksi panggung seniman budayawan Bumi Blambangan, tetapi juga untuk mengintip penggalan sejarah yang tersimpan di dalam Museum Blambangan. Peningkatan jumlah pengunjung ini tentunya disambut baik oleh pihak pengelola Museum Blambangan. 

Baca Juga : Tim Sepak Takraw Banyuwangi Optimistis Mampu Mendulang Medali di Popda Jatim 

“Dengan adanya acara Banjoewangi Kolo Semono, masyarakat semakin tahu bahwa di Banyuwangi juga ada museum. Sebagian besar masyarakat belum tahu kalau Kabupaten Banyuwangi memiliki museum, apalagi masyarakat yang jauh dari wilayah kota,” ungkap Bayu Ari Wibowo, pemandu museum, Rabu (5/6/2024).

Berdasarkan data dan catatan yang ada jumlah pengunjung Museum Blambangan sejak digelar acara Banjoewangi Kolo Semono meningkat sebanyak 30 persen dibanding hari-hari biasa. 

Bayu menuturkan latar belakang pengunjung pun beragam, tidak hanya terbatas pada siswa sekolah atau kunjungan komunitas, tetapi juga masyarakat umum yang  awalnya hanya berniat mengunjungi pameran. 

Keberadaan Museum Blambangan memang menjadi salah satu inspirasi pameran Banjoewangi Kolo Semono. Destinasi wisata sejarah ini memiliki sebanyak 4.300 koleksi benda bersejarah yang terbagi ke dalam empat timeline besar, yakni; Era Pra Sejarah, jaman Hindu-Budha, Masa Islam dan zaman Kolonial. Sementara untuk jenis atau bentuk koleksi, terdapat antara lain; Etnografi, Arkeologi, Numistika, Filologiya, Historika, Teknologika dan beragam seni rupa. 

“Saya baru tahu di sini ada museum. Senang rasanya bisa membaca sejarah sekaligus melihat benda peninggalannya. Koleksinya juga cukup lengkap dan otentik, saya sepertinya mau ke sini lagi ajak keluarga," ujar Dinda, salah seorang pengunjung asal Srono. 

Baca Juga : Good Job, Unikama Lolos Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2024

Sebagai informasi, Acara Banjoewangi Kolo Semono akan berlangsung sampai 7 Juni 2024 mendatang. Pengunjung dan wisatawan bisa menikmati sajian berbagai pertunjukan budaya, kuliner dan jamu tradisional, penyewaan busana adat untuk foto dan menjaga kesehatan dan kebugaran dengan  pijat tradisional.

Selain itu pengunjung dapat menyaksikan aneka macam koleksi Museum Blambangan Banyuwangi untuk menggali pengetahuan dan sejarah perjalanan bangsa yang sangat menarik. 


Topik

Wisata museum blambangan banjoewangi kolo semono disbudpar banyuwangi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

Dede Nana