Hindari Pohon Roboh di TPU, Ini Upaya yang Ditempuh Disperkim

Upt Tpu yang dibantu BPBD saat melakukan pemotongan pohon yang roboh di TPU Ngujil (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Upt Tpu yang dibantu BPBD saat melakukan pemotongan pohon yang roboh di TPU Ngujil (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Malang, tengah mengajukan anggaran peralatan pemangkasan atau pemeliharaan pohon di TPU yang ada di Kota Malang.

Hal tersebut diajukan bukan tanpa alasan. Pasalnya, di TPU Kota Malang, banyak pohon-pohon besar yang berusia puluhan tahun, bahkan ratusan tahun yang bisa saja kondisinya membahayakan para peziarah di TPU. Sehingga perlu adanya pemangkasan.

Kepala UPT TPU, Takroni Akbar mengungkapkan, bahwa pihaknya sudah mengajukan anggaran peralatan tersebut pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2018. Sehingga saat ini tinggal menunggu persetujuan dewan.

"Anggarannya sekitar Rp 268 jutaan. Itu mulai dari alat-alat kecil seperti kampak, gergaji, gergaji senso dan beragam alat lainnya," bebernya

Dijelaskan Takroni, sebenarnya, di beberapa TPU, banyak pohon-pohon yang memang sudah tumbang dan bisa saja membahayakan peziarah. Namun belum bisa tertangani sepenuhnya karena keterbatasan alat. 

"Alat yang kita punya juga mengalami kerusakan, perlu peremajaan. Contohnya di TPU Ngujil juga ada pohon kelapa yang tingginya hampir 20 meteran dan kondisinya miring belum bisa tertangani, ya karena keterbatasan alat," ungkapnya.

Seperti kejadian pohon tumbang yang terjadi beberapa waktu lalu di TPU Ngujil yang menimpa tiga rumah, sebenarnya sudah dilaporkan adanya kerawananan pohon tumbang.

sempat terdapat laporan bahwa pohon yang dekat dengan pemukiman tersebut rawan roboh. 

"Namun sekali lagi, kendala kami ya itu alat-alat pemangkasan. Jika anggaran untuk alat pangkas ini bisa disetujui, tentunya kami akan segera kembali kerja bakti melalukan pemangkasan pohon-pohon besar yang sekiranya membahayakan bagi peziarah maupun warga sekitar," pungkasnya

 

Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top