BP2D Beberkan Alasan Genjot Upaya Gerakan Sadar Pajak

Kepala BP2D Kota Malang Ir. Ade Herawanto, MT saat menghibur wajib pajak dalam program Tax Goes to Mall bersama grup band asuhannya, D
Kepala BP2D Kota Malang Ir. Ade Herawanto, MT saat menghibur wajib pajak dalam program Tax Goes to Mall bersama grup band asuhannya, D'Cross di Malang Town Square, Minggu (16/9/2018) (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang beberkan alasan terus genjot upaya gerakan sadar pajak. Salah satunya melalui sederet program edukasi yang dilakukan dalam berbagai kesempatan.

Kepala BP2D Kota Malang, Ir H Ade Herawanto MT menyampaikan, sederet program yang dibuat seperti Tax Goes To Mall, Tax Goes To School, hingga Tax Goes To Campus pada dasarnya bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak.

"Maka itu menjadi alasan cukup untuk kami juga melakukan upaya jemput bola di samping mengedukasi masyarakat," katanya pada wartawan di sela-sela event Tax Goes To Mall yang berlangsung di Malang Town Square, Minggu (16/9/2018).

Pria yang akrab disapa Sam Ade itu menyampaikan jika OPDnya tersebut ingin melakukan kerja efektif dan efisien melalui sistem jemput bola tersebut. Sekaligus memberikan layanan ekstra bagi masyarakat, utamanya para Wajib Pajak (WP).

"Sehingga mereka bisa langsung membayar kewajiban pajak di lokasi,” ungkapnya.

Dia menegaskan, bahwa layanan ini digalakkan dengan harapan para WP tak lagi kehilangan waktu dan tenaga untuk membayar kewajiban pajaknya ke Kantor BP2D di Office Block Kedungkandang.

“Di samping itu, kami juga melakukan pendataan potensi usaha baru sehingga berikutnya bisa menjadi WP yang terdaftar di BP2D,” sambung mantan Kabag Humas Setda Kota Malang ini.

Selain membuka loket pembayaran pajak daerah bersama Bank Jatim, petugas BP2D juga akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang ingin mengetahui seluk beluk dunia perpajakan daerah, baik melalui sistem manual maupun sistem online.

Termasuk di antaranya, semakin mengenalkan Sistem Informasi Aplikasi Mobile Pajak Daerah alias ‘SAMPADE’, inovasi baru BP2D yang dilaunching bulan Mei lalu.

Mengusung platform Android, kehadiran aplikasi ini bakal semakin memudahkan masyarakat, khususnya para WP, untuk mengetahui informasi tentang perpajakan daerah secara aktual dan efisien. 

Mulai dari informasi terkait objek pajak, informasi tagihan dan tunggakan, informasi sistem pembayaran dan pengumuman pajak daerah. Masyarakat juga bisa melakukan konsultasi pajak daerah hingga mengunduh peraturan pajak daerah dari aplikasi baru ini. 

Panduan informasi dapat diakses kapan pun dan dimana pun melalui gadget, real time selama 24 jam. Untuk mengaksesnya, masyarakat bisa lebih dulu mengunduh aplikasi SAMPADE di Play Store secara gratis. 

“Ini merupakan salah satu produk inovasi perkembangan teknologi informasi yang disediakan untuk memudahkan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada WP dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya,” ungkap Sam Ade d’Kross, sapaan akrab Kepala BP2D.

 

Editor : A Yahya
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top