Malang Beach Festival 2018

Ratusan Peserta Adu Kreativitas lewat Layang-Layang Hias 2018

Salah satu peserta saat menerbangkan layang-layang yang cukup panjang (Hendra Saputra)
Salah satu peserta saat menerbangkan layang-layang yang cukup panjang (Hendra Saputra)

MALANGTIMES - Meriah amat salah satu perayaan Hari Jadi Ke-1258 Kabupaten Malang. Yakni Festival Layang-Layang Hias 2018 di Pantai Nganteb.

Ratusan peserta datang dari berbagai kota di Indonesia. Bahkan, beberapa di antaranya ada yang dari luar negeri. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap permainan layang-layang.

Koordinator juri Festival Layang-Layang Hias 2018 Hajar Pribadi mengatakan, target peserta untuk tahun ini hampir sama dengan tahun lalu, yakni 300 hingga 350 orang. Untuk penilaian sendiri, ada beberapa klasifikasi. Yang pertama ada pada tema yang menyangkut Kabupaten Malang karena hal itu untuk memeriahkan hari jadi daerah yang dipimpin Bupati Dr H Rendra Kresna tersebut. 

"Kami tetap tidak membatasi kreativitas yang mereka buat. Baik dari seni atau cara terbangnya bagaimana. Dan kelayakan angin juga sudah ditentukan. Terbangnya kami batasi waktu sekitar 4 hingga 5 menit karena banyaknya peserta yang ikut. Lalu bahan dan pembuatannya," paparnya.  

Lebih lanjut, Hajar terus mendorong para peserta lebih meningkatkan kreativitasnya dalam membuat layang-layang. "Saya harap peserta meningkatkan kreativitas karena saya lihat saat ini sudah ada peserta yang menggunakan tema train, 3D, 2D bahkan tradisional," ungkapnya. 

Perlu diketahui, hadiah utama untuk Festival Layang-Layang Hias 2018 adalah sepeda motor matik. Juara selanjutnya ada sepeda pancal dan berbagai hadiah menarik lainnya. 

Adu kreativitas pun tersaji antar-peserta. Terlihat seperti salah satu peserta dari Kediri bernama Uki. Ia memilih karakter hewan Lipan untuk layang-layangnya. Dengan panjang sekitar 10 meter, Lipan tersebut melayang dengan lekuk tubuh nan indah. 

Selain Lipan, layang-layang dari PDAM Kabupaten Malang juga ikut serta. Layang-layang itu menggambarkan karakter biota laut yang berjajar hingga 200 meter. 

Tak hanya itu. Beberapa karakter layang-layang seperti pendapa Kabupaten Malang hingga orang-orangan juga terlihat terbang indah dengan backsound air laut yang memesona. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher :

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top