Malang Beach Festival 2018

Robot Bapang Sumberpucung Sapa Pantai Balekambang

Robot bapang SMPN 2 Sumberpucung dengan latar belakang pantai Balekambang dalam MBF 2018, Minggu (16/9/2018) (Nana)
Robot bapang SMPN 2 Sumberpucung dengan latar belakang pantai Balekambang dalam MBF 2018, Minggu (16/9/2018) (Nana)

MALANGTIMES - Perlehatan Malang Beach Festival (MBF) kedua kalinya yang digelar sebagai rangkaian acara hari jadi Kabupaten Malang ke-1258, terbilang semakin terkonsep dan meriah. 

Hal ini terlihat dari dibukanya perlombaan daur ulang serta fashion show dari berbagai limbah plastik,  kertas sampai bahan alam tumbuhan.

Lomba yang diikuti oleh ribuan siswa serta PKK se-Kabupaten Malang tersebut secara langsung diapresiasi Bupati Malang. 

Ribuan masyarakat pun tumplek blek menyaksikan berbagai kreasi daur ulang sampah tersebut.

Bahkan Robot Bapang pun ikut hadir dalam pestanya rakyat di pantai legendaris yang dimiliki Kabupaten Malang ini. 

Berdiri tegak seukuran manusia dewasa dengan memegang tiang bendera merah putih. Serta menaiki papan selancar, robot bapang gagah menatap lalu lalang ribuan manusia di pantai Balekambang.

Di tangan kirinya, memegang selembar karung plastik bertulisan Malang Kabupaten dengan logo the heart of east java. 

"Kita angkut robot bertopeng bapang ini ke balekambang. Untuk memeriahkan lomba kreasi daur ulang yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Malang," kata Sri Widayati guru prakarya SMPN 2 Sumberpucung, Minggu (16/9/2018) kepada MalangTIMES. 

Robot bapang yang dibuat dari berbagai botol plastik minuman serta bahan-bahan dedaunan untuk menghasilkan tulisan, masih menurut Sri dibuat oleh para siswanya sebanyak 6 orang. Plus dibantu dirinya yang memandu para siswa menghasilkan karya orisinal keren. 

Ada konsep dan harapan yang diusung dengan diciptakannya robot bapang tersebut. Dari prototype yang hampir 90 persen selesai tersebut,  terlihat ada 4 hal yang ingin disampaikan kontingen SMPN 2 Sumberpucung ini. 

"Robot bapang menaiki selancar. Ini untuk memperlihatkan bahwa Kabupaten Malang memiliki begitu banyak pantai indah yang bisa dipergunakan untuk wisata olahraga. Tidak kalah dengan pantai di daerah atau negara lainnya," ujar Sri. 

Robot bapang SMPN 2 Sumberpucung dengan latar belakang pantai Balekambang dalam MBF 2018, Minggu (16/9/2018) (Nana)

Konsep kedua walau pun bertubuh robot,  sebagai gambaran modern seperti kondisi saat ini,  tapi tidak meninggalkan lokalitas. Atau ciri khas Kabupaten Malang yang dipresentasikan dengan kepala memakai topeng bapang.

"Walau semodern apapun, kita tetap tidak meninggalkan budaya yang merupakan warisan nenek moyang kita," urainya. 

Ketiga adalah tiang bendera dengan sang saka yang posisinya lebih tinggi dari robot bapang. Ini,  menurut Sri, menunjukkan bahwa nasionalisme tetap lebih tinggi dan wajib dijunjung walaupun zaman telah modern.

"Sebaik apapun konsep atau ideologi negara lain, tapi jiwa nasionalisme wajib terus dijunjung tinggi," ucapnya yang juga menyampaikan untuk konsep keempat, "Kita ingin mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Malang. Kita bangga dengan Kabupaten Malang," imbuh Sri. 

Robot Bapang merupakan miniatur dari harapan sekaligus kebanggan masyarakat Kabupaten Malang dengan berbagai capaian pembangunan. Serta melimpahnya potensi alam, budaya,  sejarah yang sangat luar biasa. 

Dikesempatan yang sama,  Bupati Malang Dr H Rendra Kresna menyatakan,  dirinya merasa bangga dengan berbagai kreasi daur ulang yang di gelar oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Malang. 

"Saya mengapresiasi kegiatan ini. Melaluinya kita semua diajak untuk menumbuhkan kesadaran mengenai lingkungan hidup, " ucapnya. 

Lebih lanjut Rendra juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bisa mengurangi berbagai limbah domestik serta mampu memanfaatkannya menjadi hal yang unik dan bisa menghasilkan nilai. 

"Lomba kreasi daur ulang ini adalah bukti bahwa dari berbagai limbah yang kita hasilkan bisa menjadi karya yang bagus," pungkasnya.

Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top