Kerap Dicuri, Dinas Bina Marga Rencana Ganti Sistem Daya PJU

PJU dengan sollar cell yang kerap hilang baterainya di Jalibar,  Kepanjen. (dok. MalangTIMES)
PJU dengan sollar cell yang kerap hilang baterainya di Jalibar, Kepanjen. (dok. MalangTIMES)

MALANGTIMES - Terbilang miris beberapa fasilitas umum berupa Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Malang, masih saja jadi incaran orang tidak bertanggungjawab. 

Kondisi tersebut menyebabkan PJU di berbagai titik jalan tidak berfungsi alias mati. Dikarenakan baterai penyimpan daya banyak yang digondol pencuri. Hal ini bisa terlihat di sepanjang jalan lingkar barat (Jalibar) Kepanjen. 

Banyaknya kasus pencurian baterai penyimpan daya PJU yang memakai sistem sollar cell tersebut membuat Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang harus memutar otak.

Untuk mengawasi secara kontinyu kondisi PJU tidak mungkin dilakukan dikarenakan adanya ribuan unit. Dibiarkan, membuat usaha dan tentunya anggaran besar PJU hilang begitu saja. 

"Karenanya kita coba kembali ganti sistem PJU. Dari sollar cell menjadi listrik. Ini sebagai upaya kita agar tidak terus terulang hilangnya baterai daya PJU," kata Romdhoni Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang,  beberapa waktu lalu kepada MalangTIMES. 

Penggantian daya PJU yang jumlahnya di tahun 2018 sekitar 1.218 unit yang akan dipasang di berbagai lokasi serta menelan anggaran sekitar Rp 4 miliar.

Direncanakan juga untuk mengganti daya PJU di tahun lalu sekitar 1.200 unit. Artinya, kata Romdhoni, penggantian daya  dari sollar cell ke listrik direncanakan untuk seluruh PJU yang telah ada di wilayah Kabupaten Malang. 

"Iya kita rencanakan ganti semua, mas. Ini bisa jadi solusi kita semua selain secara perawatannya lebih mudah," ujarnya. 

Dari sisi manfaat, penggantian daya PJU tersebut juga bisa dipastikan berfungsi maksimal. Dibandingkan dengan pemakaian sollar cell yang juga tergantung cuaca selain rawan pencurian.

Pemakaian PJU memakai daya listrik bisa dipastikan akan berfungsi.

"Kalau mati bisa dipastikan karena adanya pemadaman dari PLN, bukan yang lain-lain," imbuh mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang. 

Persoalan PJU padam kerap membuat masyarakat pengguna kendaraan di malam hari mengeluh. Terutama di wilayah jalibar,  Kepanjen,  yang memang terbilang gelap.

PJU di wilayah tersebut tetap ada dan terpancang, tapi baterai daya yang ada di dalam boks pengamannya telah raib. Sehingga di wilayah tersebut,  puluhan tiang PJU hanya menjadi tiang tanpa fungsinya. 

Untuk lebih mempermudah perawatan serta pemakaian daya listrik PJU,  Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang juga nantinya akan memasang meteran listriknya juga.

Pemasangan meteran listrik ini juga akan dilakukan di seluruh PJU yang ada di Kabupaten Malang. 

"Rencana seperti itu dan kita telah mengajukannya di perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini. Bila disetujui,  tahun ini pula bisa kita kerjakan," pungkas Romdhoni. 

Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top