Cukup Signifikan, Angka Kecelakaan di Kota Malang Menurun

Ilustrasi kecelakaan (Doc MalangTIMES)
Ilustrasi kecelakaan (Doc MalangTIMES)

MALANGTIMES - Peristiwa kecelakaan lalu lintas di Kota Malang pada tahun 2018 dalam rentan waktu Januari hingga September 2018 mengalami penurunan dibanding 2017. Data dari Unit Laka Polres Malang Kota menyebut, selama rentan waktu Bulan Januari sampai Bulan September 2017, jumlah kecelakaan sebanyak 236 kejadian.

Dari jumlah kecelakaan tersebut, 41 orang meninggal dunia, sedangkan 289 orang alami luka berat maupun ringan. Dan untuk kerugian material yang diderita pengendara akibat kecelakaan, mencapai Rp 201, 225, 000.

Sementara pada 2018 dalam kurun waktu bulan yang sama, 141 peristiwa kecelakaan terjadi. Dari jumlah itu, sebanyak 35 orang meninggal dunia dan 37 orang mengalami luka berat maupun ringan. Sedangkan untuk kerugian materi yang diakibatkan peristiwa tersebut sebesar Rp 147 juta.

Kasat Lantas Polres Malang Kota, AKP Ari Galang S melalui Kepala Unit Laka Sat Lantas Polres Malang Kota, Iptu Sutadi mengungkapkan, memang penurunan jumlah kecelakaan tersebut cukup signifikan.

Masyarakat sudah mulai memiliki kesadaran dalam berlalu lintas. Pasalnya, kecelakaan seringkali berawal dari adanya pelanggaran lalu lintas, baik kondisi kendaraan yang kurang memenuhi standart keamanan, atau juga dari pengemudinya yang kurang berhati-hati dan waspada.

"Kadangkan ada yang menyalip sampai melebih batas marka, ada lagi yang mendahului lewat jalur kiri, kemudian karena kurang waspada depan, akhirnya menabrak kendaraan yang sedang parkir atau kendaraan yang ada di depannya," jelasnya.

Namun selama berjalannya waktu tersebut, sudah banyak masyarakat yang mulai tertib untuk berlalu lintas, baik dari segi kelengkapan berkendara maupun tata cara mematuhi rambu-rambu yang ada.

"Selain itu, petugas kan juga sering melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah, kampus-kampus untuk memberikan penyuluhan-penyuluhan tentang lalu lintas secara bergiliran. Dari beberapa kejadian, itu, memang sekitar 10 persen adalah pelajar, sedangkan sisanya ya mahasiswa dan masyarakat umum," pungkasnya.

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher :
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top