Roga Bagas Anggara tersangka pembacokan saat diamankan polisi, pakisaji (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Roga Bagas Anggara tersangka pembacokan saat diamankan polisi, pakisaji (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Lidah memang tidak bertulang, tapi jika salah berucap tajamnya melebihi pedang. Kalimat tersebut sepertinya bukan hanya bualan.

Terbukti, dari data yang dihimpun MalangTIMES, kurang dari sepekan, terdapat delapan tersangka diamankan polisi, terhitung sejak tanggal 5 hingga 10 September lalu. Pemicunya sama, yakni percekcokan yang berujung pembacokan.

Terbaru, Roga Bagas Anggara warga Desa Kendalpayak Kecamatan Pakisaji, diamankan polisi Senin (10/9/2018) lalu.

Perkara bermula ketika Yulianto berboncengan dengan tetangganya yang bernama, Rio Eko Lesmana Putra.

Kedua warga Dusun Watudakon Kecamatan Pakisaji ini, hendak pulang setelah nongkrong bersama teman-temannya.

Namun saat akan sampai tujuan, mereka dihadang tersangka yang langsung menodongkan clurit.

“Kemungkinan pelaku di bawah pengaruh alkohol,” terang Aska kepada MalangTIMES rabu (12/9/2018).

Perselisihan antara ketiganya tak bisa dihindarkan. Merasa tidak terima, tersangka menganiaya korban dengan cara menghujami clurit ke arah wajah.

Akibatnya Yulianto mengalami luka bacokan di bagian pipi dan dahi sebelah kiri.

Insiden brutal tersebut akhirnya dilaporkan ke Polsek Pakisaji. Mendapatkan laporan polisi langsung melakukan penyelidikan.

 “Dari tangan pelaku kami menyita clurit sebagai barang bukti, akibat perbuatannya Bagas diancam Pasal 2 Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dan Pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” kata Aska.

Kasus ini bukan kali pertama terjadi di sepanjang September ini. Sebelumnya, polisi juga pernah mengamankan kasus serupa.

Tepatnya pada lima september, satu tersangka asal Kecamatan Wajak dibekuk polisi, lantaran penganiayaan yang berawal dari percek-cokan dan berujung pembacokan.

Terbanyak, kasus serupa terjadi di kawasan Kecamatan Singosari. Total ada enam tersangka diamankan polisi dari dua kasus berbeda.