Paguyuban Batin Tulis Se-Jatim Rayakan Satu Suro, Kenalkan Spiritual Jawa ke Anak Muda

Pertunjukan tari tradisional Jawa di hadapan tamu undangan di Padepokan Agung Romo Soerjosandjojo, Pakisaji. (foto : ashaq lupito / MalangTIMES)
Pertunjukan tari tradisional Jawa di hadapan tamu undangan di Padepokan Agung Romo Soerjosandjojo, Pakisaji. (foto : ashaq lupito / MalangTIMES)

MALANGTIMES - Perkembangan zaman yang semakin modern seolah mengantarkan generasi muda mengemari kebudayaan asing. Berawal dari rasa keprihatinan tersebut, Paguyuban Kawruh Batin Tulis Tanpa Papan Kasunyatan (KBTTPK) menggelar agenda pahargyan (peringatan) Satu Suro, Selasa (11/9/2018).

Acara yang diadakan di Kecamatan Pakisaji ini diawali dengan penampilan tarian tradisional Beksang Lawung Indropati. Selain dihadiri para anggota dan pengurus se-Jawa Timur, juga diundang para pejabat desa, kecamatan, hingga Bupati Malang Dr H Rendra Kresna.

Ketua Umum KBTTPK Hery Purnomo menjelaskan, dalam acara yang dimulai sejak malam hingga dini hari ini, selain disuguhkan berbagai hasil bumi mulai dari sayuran hingga buah-buahan, juga ada pemberian beberapa sesaji berupa tumpeng. Hal ini sebagai wujud rasa syukur karena diberi kenikmatan dalam menjalani kehidupan. “Saya berharap bisa mengenalkan spiritual Jawa khususnya kepada generasi muda,” kata dia kepada MalangTIMES.

Hery menambahkan, peringatan Satu Suro kali ini bisa menjadi bahan untuk introspeksi diri. Salah satunya menjadikan pembelajaran dari kesalahan yang dilakukan tahun lalu agar tidak terulang pada satu tahun ke depan. “Acara ditutup dengan doa bersama tamu undangan agar diberi keselamatan dalam menjalani kehidupan,” pungkasnya. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top