Kondisi atap rumah warga sebelah TPU Ngujil yang roboh (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Kondisi atap rumah warga sebelah TPU Ngujil yang roboh (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Siti Muslimah, warga Jl. Binor 8, RT 9 RW 14, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatam Blimbing, Kota Malang mengalami nasib nahas.

Pasalnya ketika ia sedang santai di dalam rumah, ia justru tertimpa material atap rumahnya.

Bukan karena rangka atap rumahnya lapuk, namun usut punya usut, ternyata rumahnya tertimpa pohon sengon besar setinggi kurang lebih 25 meter yang yang ditanam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngujil sebelah rumahnya hingga membuat atap rumahnya roboh.

Kepala Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Kota Malang, J Hartono mengungkapkan, kejadian tersebut terjadi siang tadi (10/9/2018) sekitar pukul 12.00 WIB. Tak hanya menimpa satu rumah, namun pohon roboh tersebut bahkan menimpa tiga rumah lainnya.

"Diketaui penyebab pohon roboh karena sudah lapuk, tidak kuat menahan beban, sampai akhirnya roboh sendiri," ungkap J Hartono kepada MalangTIMES (10/9/2018).

Lanjutnya, sebelum pohon sengon tersebut roboh, sebenarnya terdapat seorang pencari rumput yang sudah curiga terhadap kondisi pohon yang sedikit miring.

Namun ia saat itu tidak terlalu memperhatikan pohon tersebut dan fokus mencari rumput.

"Pencari rumput namanya Ardha (39) sempat lihat pohon tersebut miring, kemudian ia tiba-tiba saja kaget, pohonnya langsung ambruk menimpa tiga rumah," ungkapnya.

Sementara itu,  korban yang tertimpa pohon tidak mengalami luka parah, hanya mengalami luka ringan, sehingga tidak diperlukan perawatan serius. 

"Kalau untuk rumah lain yang rusak milik dari bapak Timbul dan Bapak Anto. Untuk sementara rumah tak bisa dihuni. Kerugian sendiri diperkirakan sekitar Rp 4 juta. Ia mengimbau masyarakat, jika ada pohon yang sekiranya membahayakan, agar segera saja dipotong, biar tidak menimbulkan kejadian seperti ini," pungkasnya.

End of content

No more pages to load