Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Ekonomi

Nasabah Koperasi Simpan Pinjam BUS Resah, Kesulitan Cairkan Tabungan 

Penulis : Ahmad Istihar - Editor : A Yahya

05 - May - 2024, 17:56

Salah satu buku tabungan BMT BUS di Tuban, Jawa Timur (05/05/2024)(Foto Ahmad Istihar/JatimTIMES)
Salah satu buku tabungan BMT BUS di Tuban, Jawa Timur (05/05/2024)(Foto Ahmad Istihar/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Koperasi simpan pinjam Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Bina Ummat Sejahtera (BUS) Lasem dihantam gelombang ‘Distrust’, atau ketidak percayaan dari anggota. Pasalnya,para anggota kesulitan mencairkan tabungan maupun mengambilan agunan jaminan. Akibatnya, rasa tidak percaya itu hampir mayoritas anggota beramai-ramai berencana menarik simpanan di BMT tersebut.

Info dihimpun dari anggota koperasi simpan pinjam dan pembiayaan syariah BMT BUS yang berkantor cabang utama di Lasem jl.untung Suropati no.16 Lasem, Rembang, telah lama sudah tak menjalankan aktivitas simpan pinjam maupun pembiayaan yang ada sejumlah anggota BMT BUS di berbagai wilayah meminta kejelasan tabungan mereka kepada pengurus.

Baca Juga : Wanita Amerika Serikat Idap HIV Usai Facial Vampir, Dokter Kamila: Waspadai Klinik Kecantikan Ilegal

Tak pelak kabar itu, juga berimbas pada ratusan anggota BMT BUS perwakilan 12 cabang di Kabupaten Tuban Jawa.

Senada dengan anggota koperasi BMT BUS di Rembang, Jawa Tengah, anggota BMT BUS di Tuban, Jawa Timur, mereka kesulitan memenuhi permintaan penarikan uang dari anggota. Meski telah indent mau mengambil uang itu sejak September 2023, hingga Mei 2024 ini uang miliknya tidak juga bisa dicairkan.

"Kami sudah sejak 2023 akhir sampai bulan sekarang 2024 kesulitan untuk mencairkan tabungan di BMT BUS, kata salah seorang narasumber berinisial A (37) kepada Jatim TIMES, Minggu (05/05/2024)

A menambahkan bahwa, dirinya mempunyai tabungan senilai Rp 200 juta yang sampai saat ini belum ada kepastian kapan akan dicairkan. Setelah sebelumnya ia konfirmasi cabang BMT BUS untuk penarikan tabungan. "Saya dengan anggota bahkan sudah ke kantor utama (Lasem) meminta kejelasan tabungan kami," sambungnya.

Info berhasil dihimpun dari sejumlah mantan karyawan maupun petinggi BMT BUS di 12 cabang Tuban. Kini didalam kantor cabang BMT Tuban hanya ada segelintir pegawai yang masih tetap bekerja pelayani anggota. Pasalnya, mantan karyawan memilih mengundurkan diri atau resign setelah mendapatkan teror dari sejumlah anggota BMT BUS yang meminta penarikan tabungan maupun meminta agunan simpan pinjam.

Baca Juga : Bus Terguling di Balekambang Usai Tak Kuat Menanjak, Rombongan Wisatawan Karangploso Alami Luka-luka

"Kalau untuk aktivitas paling di 12 kantor kantor cabang di Tuban, tinggal 2-3 orang karyawan," ungkap mantan pegawai BMT BUS kepada awak media.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada pihak terkait dari perwakilan koperasi BMT BUS di kabupaten Tuban, yang memberikan tanggapan.(*)


Topik

Ekonomi koperasi simpan pinjam simpan pinjam bina ummat sejahtera


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ahmad Istihar

Editor

A Yahya