Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Jelang Pilkada, Reklame Bernuansa Politik Mulai Menjamur di Kota Malang

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Nurlayla Ratri

04 - May - 2024, 10:54

Penertiban reklame bernuansa politik jelang Pilkada Kota Malang ditertibkan Satpol PP Kota Malang.(Foto: Istimewa).
Penertiban reklame bernuansa politik jelang Pilkada Kota Malang ditertibkan Satpol PP Kota Malang.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang bakal memperketat penertiban reklame, terutama reklame bernuansa politik. Sebab saat ini, jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), mulai banyak bermunculan reklame bernuansa Pilkada. 

Saat ini, reklame bergambar tokoh yang disebut bakal maju dalam kontestasi perebutan kursi N1 telah banya terpasang dan memenuhi sudut Kota Malang. Namun sayangnya, banyak reklame yang terpasang itu melanggar aturan. 

Baca Juga : Fasilitasi Minat Gamers, Bupati Karna Suswandi Fasilitasi Kompetisi Mobile Legends Piala Bupati Situbondo

Karena itu Satpol PP Kota Malang akan terus melakukan penertiban. Tidak terkecuali bagi reklame yang bernuansa politik. Yang juga akan ditertibkan sesuai dengan regulasi tentang penuyelenggaraan reklame. 

“Sepanjang dia tidak memiliki stempel dan tidak ada izin dari Disnaker-PMTSP Kota Malang sesuai Perda ya kita copot, kita tertibkan,” ujar Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono. 

Untuk reklame politik tersebut, disebutkan banyak tersebar di jalan-jalan protokol. Seperti, di Jalan Sunandar Priyo Sudarmo, Jalan Raden Panji Suroso, Jalan Kolonel Sugiono dan Jalan Gatot Subroto. 

Selanjutnya juga ada beberapa reklame yang terpasang di kawasan padat pemukiman. Seperti Jalan Sumbersari, Janti, Jalan Merjosari, Jalan MT Haryono, Jalan S. Supriadi dan beberapa titik lainnya. 

“Ada juga yang menyebar di Sukun itu juga banyak. Malah ada dari calon itu yang memasang reklame sekitar 400-500 an padahal belum memiliki izin,” tutur Heru.

Pengetatan penertiban juga akan dilakukan dengan mengkomunikasikan hal tersebut dengan para pemilik reklame. Tujuannya, untuk memberi kesempatan bagi pemilik reklame untuk menertibkan reklamenya secara mandiri. 

Baca Juga : Gerindra dan PDIP Bangun Koalisi Politik, Siap Menangkan Bunda Indah

Dalam hal ini, Heru mengatakan bahwa Satpol PP akan memberikan deadline hingga bulan Mei 2024. Jika memang masih didapati reklame terpasang menyalahi aturan, Satpol PP akan melakukan penertiban serentak dengan skala besar. 

“Karena aturan mengenai reklame ini kan jelas. Kami sudah komunikasikan dengan pemilik, sementara ini kami berikan imbauan. Kalau nanti tidak segera ditertibkan, baru akan kita tertibkan semua,” terang Heru.

Tentu dalam penertiban ini pihaknya juga akan melakukan koordinasi bersama dengan Bawaslu dan KPU Kota Malang.


Topik

Peristiwa Kota Malang reklame politik Satpol PP


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Nurlayla Ratri