Prof M.Bisri (tengah), pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Prof M.Bisri (tengah), pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Almarhum KH Luqmanul Karim ternyata tak hanya membangun satu pondok. Kiai yang semasa hidupnya akrab dipanggil Gus Luqman itu juga membangun sekitar 20 lebih Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Maghfiroh di beberapa daerah.

Hal ini terungkap saat Prof M. Bisri, yang saat ini menjadi pengelola Ponpes Bahrul Maghfiroh sepeninggal Gus Luqman, bercerita dalam kegiatan Haul Ke-1 KH Luqmanul Karim.

Sebelumnya, Bisri -yang juga kakak kandung almarhum Gus Luqman- malah tidak mengetahui jika adiknya telah membangun Ponpes Bahrul Maghfiroh di beberapa tempat. Ia baru mengetahui ada banyak pondok yang dibangun Gus Luqman saat telah mulai masuk menjadi pengurus pondok.

"Saya sebelumnya malah nggak pernah tahu jika ada pondok lain yang dibangun. Sebelumnya Gus Luqman juga tidak pernah ngomong atau memberi tahu saya. Saya tahunya ya baru masuk pondok ini," ungkapnya usai haul (9/9/2018).

Dari 20 lebih pondok yang dibangun, bahkan ada yang sampai dibangun di luar negeri, yakni di Yaman dan Arab Saudi. Sedangkan di daerah lainnya, Ponpes Bahrul Maghfiroh ada di Jakarta, Lampung, Sukabumi, Pasuruan, dan Indramayu.

" Dan itu semuanya gratis. Namun yang sudah kami selesaikan dan tidak ada tanggungan yang di Makkah karena semua yang di sana sudah lulus. Gus Luqman sudah tidak ada tanggungan lagi di sana," jelasnya.

Untuk kepengurusan pondok-pondok tersebut, saat ini Bisri tetap melakukan pemantauan. Namun di tiap-tiap pondok tersebut sudah terdapat sekretariat. Tetapi, induknya tetap berada di Bahrul Maghfiroh Malang. "Kalau santrinya yah lumayan banyak. Tapi paling banyak tetap di sini (Bahrul Maghfiroh Malang)," pungkasnya. (*)

End of content

No more pages to load