Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Permudah Akses Data Bansos, Dinsos Jatim Sosialisasikan Aplikasi Sapabansos

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

01 - May - 2024, 08:30

Sosialisasi aplikasi Sapabansos.
Sosialisasi aplikasi Sapabansos.

JATIMTIMES- Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jawa Timur (Jatim) melalui Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) melakukan sosialisasi Sistem Aplikasi Bantuan Sosial (Sapabansos), Selasa (30/4/2024) di Surabaya. 

Sosialisasi itu dilakukan untuk mempermudah akses terhadap data bansos di Jatim.

Baca Juga : Bupati Sanusi Halal Bihalal Bersama Kepala Sekolah dan Dewan Guru SD Swasta

Kepala Dinsos Jatim diwakili Kepala Bidang Linjamsos Hazizah menuturkan, selama ini Sapabansos baru menghimpun data-data di level provinsi saja. Maka dari itu, sosialisasi aplikasi kali ini dianggap penting, terutama untuk Dinsos kota/kabupaten.

“Kami berharap aplikasi ini bisa berkembang dan Dinsos kota/kabupaten juga dapat mempergunakannya untuk pemadanan data-data penerima bansos di wilayahnya masing-masing,” papar Hazizah.

Aplikasi Sapabansos mengintegrasikan data-data berbagai program bantuan sosial (bansos), baik dari tingkat provinsi hingga kota/kabupaten. Sapabansos telah diluncurkan sejak bulan November 2023 lalu.

Sayangnya, sampai saat ini, aplikasi tersebut baru digunakan oleh 40 orang. Mereka memanfaatkan aplikasi ini untuk pengaduan sosial terutama perihal bansos, pengecekan data, hingga konsultasi terkait Kartu Indonesia Sehat.

Karena itu, Dinsos Jatim menggelar sosialisasi yang diikuti 70 peserta dari perwakilan Dinsos kota/kabupaten di Jatim dan perwakilan berbagai bidang yang ada di Dinsos Jatim. Aplikasi ini mempunyai misi meningkatkan keterbukaan, optimalisasi akses, meningkatkan efektivitas-efisiensi data calon penerima manfaat (PM) bansos, dan menyediakan database penerima bansos. 

Hazizah mengatakan, dengan Sapabansos, data dari kota/kabupaten dan provinsi juga akan terintegrasi dengan baik. Pemadanan data ini jelas bakal mempermudah proses pengolahan data hingga penyaluran bansos pada masyarakat. 

Baca Juga : Bupati Sanusi Minta Guru Raudhatul Athfal Bantu Pemerintah Cetak Generasi Islami Sejak Dini

Sebagai pelaksana sistem aplikasi tersebut, Dinsos Jatim bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Jatim untuk pemadanan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) penerima bansos. 

“Hal ini dilakukan agar tidak terjadi adanya dobel NIK maupun NIK yang tidak sesuai dengan identitas kependudukan. Kita juga kerjasama dengan Dinas Kominfo Jatim untuk akses server,” ungkapnya. 

Pemprov Jatim sendiri memang memiliki database besar bernama Open Data yang menghimpun bermacam-macam informasi dari berbagai topik, termasuk sosial. Namun, database tersebut dijumpai belum optimal pelaksanaannya. Sehingga Dinsos Jatim, seperti OPD lainnya merasa membutuhkan basis data sendiri untuk mengelola bidang sosial. 

“Masih banyak kota/kabupaten yang belum menyampaikan data-data terkait masyarakat, seperti data kemiskinan yang ditanggung Dinsos, data penerima bantuan dari kalangan petani, nelayan, dan buruh,” imbuh Hazizah.


Topik

Pemerintahan Dinsos dinsos jatim sapabansos bansos bantuan sosial


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Sri Kurnia Mahiruni