Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Malang: Perpustakaan Harus Bertransformasi

Sep 07, 2018 14:01
Sukowiyono Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang (Nana)
Sukowiyono Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang (Nana)

MALANGTIMES - Prestasi membanggakan ditorehkan  Perpustakaan Desa Gampingan Gemar Membaca (Perpusdes GGM), Kecamatan Gampingan sebagai juara I Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Nasional yang diumumkan tadi malam (6/9/2018) di Jakarta. Prestasi itu menarik perhatian pengelola perpustakaan desa lainnya untuk mengikuti jejak perpusdes GGM yang mengharumkan nama Kabupaten Malang dalam dunia literasi.

Baca Juga : Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Malang, Bakal Dapat Pasokan Makanan Dapur Keliling

Keberhasilan perpusdes GGM tersebut, tentunya tidak lepas dari pergulatan seluruh pemangku kepentingan di dalamnya. Baik di tingkat desa, kecamatan sampai di Kabupaten. Menaklukkan berbagai keterbatasan dan kendala dengan bekerja bersama-sama dan saling mengisi satu sama lainnya. Selain hal tersebut, inovasi dan kreativitas pengurus perpustakaan desa pun menjadi kunci lainnya dalam meraih prestasi yang membanggakan tersebut. Karena, menurut Bupati Malang Dr H Rendra Kresna, kemajuan sebuah daerah dapat dilihat dari eksistensi  perpustakaannya.

Sukowiyono Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang pun mengamini apa yang disampaikan Bupati Malang tersebut. Menurutnya, persoalan dasar dalam tumbuh kuatnya budaya literasi  dalam masyarakat, sangat ditentukan dari sudut pandang menempatkan dan mengelola perpustakaan itu sendiri. “Perpustakaan jangan dipandang sebagai tempat tumpukan buku saja. Namun harus lebih dari itu. Selain sebagai ruang menimba ilmu pengetahuan, juga harus bisa menjadi tempat berkreasi, inovasi, motivasi. Sekaligus sebagai tempat untuk berdiskusi dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” kata Sukowiyono Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Malang, Jumat (7/9/2018).

“Perpustakaan harus bisa bertransformasi. Dan inilah yang telah ditunjukkan oleh perpusdes GGM sehingga mampu menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” tegas Sukowiyono melanjutkan mengenai salah satu kunci keberhasilan yang diraih oleh para pengurus perpusdes GGM, Gampingan.

Perpustakaan harus bertransformasi dari hanya sekedar sebuah tempat berisikan tumpukan buku, menjadi ruang yang lebih berwarna dan mengundang keinginan masyarakat untuk mendatanginya. Banyak hal yang bisa dilakukan oleh sebuah perpustakaan desa, baik dari sisi ekonomis maupun hal lainnya. Terutama ditunjang dengan masifnya tiga program strategis Kabupaten Malang yang telah secara nyata berdampak pada kehidupan masyarakat.

Di kesempatan berbeda, Rendra Kresna menyampaikan, bahwa di era saat ini perpustakan khususnya di desa memang perlu bertransformasi. Artinya, lanjut Rendra, perpustakaan harus memiliki dampak ekonomi kepada masyarakat dengan mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan usaha lainnya. “Jadi selain sebagai sumber ilmu pengetahuan, perpustakaan juga bisa memberikan keuntungan ekonomi pada masyarakat sekitarnya. Lewat apa? Kalau sudah memiliki prestasi seperti di Gampingan, bisa jadi tempat belajar masyarakat dari luar. Study banding misalnya. Ini secara tidak langsung juga akan menggerakan roda perekonomian,” ujarnya.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Salurkan Bantuan bagi 1.666 Warga Miskin

Konsep perpustakaan desa menjadi ruang wisata masyarakat pun terbuka lebar apabila telah berjalan dan terdukung oleh seluruh lapisan masyarakat di sekitarnya. “Kuncinya adalah adanya niat kuat, kreatif dan inovatif dari seluruh elemen di sana,” imbuh Rendra.

Sukowiyono pun menterjemahkan harapan besar Bupati Malang tersebut dengan berbagai program di kedinasannya selama ini. Berbagai bantuan, lomba sampai pada peningkatan kapasitas para pengurus perpustakaan desa, terus dijalankan. Hal ini dimaksudkan dalam rangka melahirkan kesadaran di tingkat desa, khususnya pengelola perpustakaan untuk memulai melakukan gerakan perubahan dengan status perpustakaan yang terjebak pada ruang penyimpanan buku saja.

“Selain sumber ilmu, jadikan perpustakaan desa tempat untuk berkreasi, berinovasi serta bertukar ide. Dari sanalah nantinya perpustakaan desa bisa bertransformasi dan memiliki multifungsi dan manfaat bagi masyarakat banyak,” ujarnya.

Di akhir pembicaraan Sukowiyono juga menegaskan, bahwa jika desa ingin maju maka pembangunan perpusdes menjadi keharusan. Sebagaimana amanah Presiden Joko Widodo melalui Nawacita ketiganya, yaitu membangun dari pinggiran. “Gunakan segala potensi yang ada untuk membangun desanya. Dalam hal perpusdes, pemerintah desa juga bisa mempergunakan dana desa yang diterima setiap tahunnya,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Berita MalangKepalaDinas PerpustakaanKabupaten Malangperpusdes GGMDr H Rendra Kresna

Berita Lainnya

Berita

Terbaru