Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Wakil Rektor 1 Universitas Brawijaya Imbau Mahasiswa Laporkan Dosen yang Ngotot Gelar Perkuliahan saat Libur Lebaran 

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Yunan Helmy

12 - Apr - 2024, 07:34

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UB Prof Dr Imam Santoso MP (Anggara Sudiongko/MalangTimes)
Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UB Prof Dr Imam Santoso MP (Anggara Sudiongko/MalangTimes)

JATIMTIMES - Libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 855 Tahun 2024. Dalam ketetapan itu, libur dimulai pada 8 April 2024 hingga 15 April 2024.

Keputusan itu kemudian diimplementasikan oleh sejumlah instansi, baik itu instansi pemerintahan, pendidikan  maupun swasta. Tindak lanjut SKB itu kemudian dikonkretkan dengan meliburkan berbagai macam kegiatan.

Baca Juga : Daftar Tarif Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2024

Namun, sempat beredar kabar di media sosial dan selentingan di Kampus UB (Universitas Brawijaya), ada dosen yang tetap akan melaksanakan perkuliahan secara luring (tatap muka) pada masa libur Hari Raya Idul Fitri. 

Kabar ini pun sempat ramai jadi perbincangan, khususnya mereka mahasiswa yang berasal dari luar kota. Tentu, hal ini menjadi sebuah problem kareba saat Idul Fitri banyak mahasiswa telah mudik di kampung halaman. Dengan begitu, tentunya tidaklah memungkinkan untuk mengikuti perkuliahan.

Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UB Prof Dr Imam Santoso MP memberikan penegasan terkait kabar tersebut. Dia  mengatakan bahwa secara normatif,  melakukan perkuliahan secara luring saat libur Lebaran tidaklah boleh. 

Adapun jika memang terdapat kesepakatan antara dosen dengan para mahasiswa untuk melakukan perkuliahan saat libur Lebaran, maka hal tersebut tak menjadi persoalan. "Kecuali memang mahasiswa dan dosen bersepakat. Itu sudah di luar kewenangan kami," ungkap Prof Imam. 

Namun jika  merasa keberatan akan hal tersebut, mahasiswa dapat melakukan komplain dengan mengirimkan surat kepada wakil dekan dan ditembuskan kepada wakil rektor 1.

Dosen yang terbukti memaksakan kehendak untuk melaksanakan kegiatan perkuliahan luring dan tanpa memikirkan opsi-opsi pilihan perkuliahan daring saat libur Lebaran nantinya akan diberikan pembinaan dan teguran. "Jika ada (keberatan), ajukan dengan mengirimkan surat. Kami akan tegur," ujar Imam.

Baca Juga : 112 Tahun Santos FC, Klub Penghasil Pemain Top Brasil

Lebih lanjut Imam menjelaskan,  meskipun terdapat kesepakatan antara mahasiswa dan dosen untuk melaksanakan perkuliahan pada libur Idul Fitri, tentunya diharapkan dapat menggunakan opsi-opsi yang tidak memberatkan. Artinya perkuliahan dapat dilaksanakan secara daring, bukan dilaksanakan secara luring. 

"Kami sarankan kalau tetap diadakan, digelar daring. Kalau luring tidak kami sarankan karena itu mengganggu hak mereka," pungkas Imam.

 


Topik

Pendidikan Universitas Brawijaya UB kuliah libur Lebaran libir Idul Fitri


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Yunan Helmy