Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Polres Gresik Ringkus 1 Pelaku Pembunuhan Desa Imaan, Ini Dia Perannya

Penulis : Syaifuddin Anam - Editor : Nurlayla Ratri

09 - Apr - 2024, 08:40

Asrofin saat dikeler ke ruang tahanan Mapolres Gresik, Senin (8/4/2024).
Asrofin saat dikeler ke ruang tahanan Mapolres Gresik, Senin (8/4/2024).

JATIMTIMES - Kasus pembunuhan di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, akhirnya terungkap. Polisi berhasil meringkus seorang pelaku bernama Asrofin (40), tetangga korban.

Asrofin diringkus Minggu (7/4) kemarin ditempat persembunyiannya di wilayah Kabupaten Jombang. Pelaku kabur usai melancarkan aksi kejahatannya bersama dua pelaku yang lain.

Baca Juga : Polres Malang Sebar 7 Ribu Stiker Keselamatan Berkendara, Angka Kecelakaan Turun 38 Persen di 2024

"Tersangka AS (Asrofin) masih tetangga korban, satu orang DPO atas nama Ahmad Midhol, dan satu orang lagi masih dalam pengembangan," kata Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik, Senin (8/4/2024).

Aldhino menyampaikan, kasus yang menewaskan Wardatun Toyyibah murni perampokan. Para pelakunya berbagi tugas untuk melakukan aksi pembunuhan. AS alias Asrofin berperan mengambil handphone milik suami korban.

Kemudian Ahmad Midhol yang bertugas melakukan eksekusi. Menghabisi nyawa korban Wardatun Toyyiban, selanjutnya menggasak uang sebanyak Rp 150 juta di dalam kamar.

"Uang dibuat untuk beli sabu-sabu. AS dapat bagian Rp 8 juta, sisanya dibawa oleh Ahmad Midhol," imbuhnya.

Satreskrim Polres Gresik kini telah memasukan Ahmad Midhol masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). 

Baca Juga : Tak Kenakan Helm Saat Berkendara, Remaja di Kepanjen-Singosari Dominasi Pelanggaran Lalu Lintas

Sebelumnya, aksi perampokan sadis terjadi di Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Sabtu (16/3) dini hari. Pelaku membunuh satu korban dan menggondol uang ratusan juta rupiah.

Rumah yang juga menjadi usaha counter BRI Link itu milik pengusaha bernama Mahfud (42), dan istrinya Wardatun Toyibah (28). Wardatun Toyibah tewas dihabisi pelaku dengan luka parah di dada dan leher sebelah kanan.

Hasil dari olah tempat kejadian perkara (TKP), ada sejumlah barang korban yang hilang. Yakni uang senilai lebih kurang Rp 150 juta dan satu buah handphone. Uang ratusan juta itu disimpan di laci kamar korban. Termasuk HP milik suami korban.


Topik

Hukum dan Kriminalitas Gresik pembunuhan Desa Imaan


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Syaifuddin Anam

Editor

Nurlayla Ratri