Penggeledahan Berlanjut, KPK Dapati Rumah-Rumah Anggota DPRD Kota Malang Kosong

Aug 29, 2018 19:58
Rumah kediaman Teguh Mulyono, anggota DPRD Kota Malang yang lengang usai pemeriksaan oleh tim penyidik KPK. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)
Rumah kediaman Teguh Mulyono, anggota DPRD Kota Malang yang lengang usai pemeriksaan oleh tim penyidik KPK. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI kembali melakukan gerilya di Kota Malang.

Hari ini (29/8/2018) KPK melakukan penggeledahan lanjutan di sejumlah kediaman pribadi anggota DPRD Kota Malang. Namun, para penyidik tampaknya mendapati rumah-rumah tersebut kosong karena pemiliknya tengah menjalani agenda kunjungan kerja (kunker) ke luar daerah.

Baca Juga : Deretan Fakta Bentrok TNI Vs Polri di Papua yang Tewaskan 3 Anggota Polisi

Tim penyidik KPK hanya menemui para penjaga rumah saat melakukan pemeriksaan dan pencarian barang bukti yang terkait dengan kasus dugaan suap pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) Kota Malang tahun anggaran 2015.

Rumah kediaman Ribut Hariyanto yang sudah digeledah oleh tim penyidik  KPK. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Tak menutup kemungkinan, para penegak hukum itu mendapati bukti-bukti transaksional kebijakan lain di rumah-rumah anggota legislatif Kota Malang.

Setidaknya dua rumah didatangi oleh para penyidik, hari ini. Pertama, rumah milik Teguh Mulyono di Jalan Anjasmoro, Kelurahan Oro-Oro Dowo sekitar pukul 11.00 WIB. Teguh merupakan anggota Komisi A DPRD Kota Malang dari Fraksi PDI Perjuangan.

"Tadi ada dua mobil yang datang, plat nomornya L, mereka pakai seragam KPK dan dikawal satu polisi bawa senjata," ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Pria itu mengungkapkan, para penyidik KPK melakukan pemeriksaan di rumah tersebut selama sekitar 30 menit.

"Mereka masuk bawa koper-koper besar. Nggak tahu apa ada yang diambil atau tidak, keluar bawa koper lagi," jelasnya.

Selain petugas kepolisian, ketua RT/RW setempat tidak dilibatkan dalam penggeledahan itu. "Kalau Pak Teguh sedang tidak di rumah. Dia tadi pagi-pagi sudah berangkat," sebutnya. 

Rumah lain yang diperiksa KPK masih dari  Fraksi PDI Perjuangan. Yakni milik Hadi Susanto, anggota Komisi D DPRD Kota Malang di Jalan Pisang Candi, Kecamatan Sukun.

"Pemeriksaannya sekitar satu jam. Baru selesai sekitar 30 menit yang lalu," ujar salah satu juru parkir di lokasi. Meski demikian, penghuni rumah mengelak soal adanya penggeledahan itu.

"Wah, nggak tahu. Saya baru saja datang, Pak Hadi sedang tugas ke Palembang," ujar istri Hadi Susanto. Wajah perempuan tersebut tampak sembab, seperti usai menangis. 

Baca Juga : Kilas Balik Jejak Covid-19 di Kota Malang Hingga Pengajuan Status PSBB

Terpisah, rumah Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Malang Ribut Hariyanto telah diperiksa oleh tim penyidik KPK hari sebelumnya.

"Kejadiannya kemarin (28/8/2018) pas salat zuhur. Kok banyak mobil, dikira orang-orang sini tamu biasa. Tahunya pakai rompi KPK sama polisi juga," ujar Rina, salah satu tetangga Ribut.

Menurut Rina, politisi Partai Golkar itu sehari-hari cenderung tertutup dengan warga. Meskipun, Ribut juga menjabat sebagai ketua rukun tetangga setempat.

Saat MalangTIMES ke lokasi, rumah di Jalan Cempaka, Kelurahan Samaan itu tampak lenganng. "Nggak tahu pas diperiksa Pak Ribut di rumah atau tidak, soalnya jarang di rumah. Orangnya juga agak tertutup," urainya.

Sebelumnya, kemarin (28/8/2018) tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di sejumlah rumah. Pertama, rumah milik anggota Komisi A atas nama Een Ambarsari di Kelurahan Gadang Kecamatan Sukun. Kedua, rumah milik anggota Komisi D, Teguh Puji Wahyono di Kecamatan Lowokwaru.

Terakhir, yakni di rumah anggota Komisi A, Suparno di Kelurahan Bunulrejo Kecamatan Blimbing.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah membenarkan adanya pemeriksaan lanjutan di Kota Malang.

"Apakah sudah ada tersangka baru atau tidak, belum bisa dikonfirmasi saat ini. Karena penyidik dan juga tim itu masih perlu melakukan beberapa hal di daerah," urainya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Berita MalangKPK Dapati Rumah Rumah Anggota DPRD Kota Malang Kosongfebri diansyah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru