Bupati Malang Rendra Kresna (tengah) bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Plt Wali Kota Malang di acara silahturahmi  Sinergitas Malang Raya Maju Bersama , Senin malam (27/8/2018).  (Aditya Fachril/ MalangTIMES)
Bupati Malang Rendra Kresna (tengah) bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Plt Wali Kota Malang di acara silahturahmi Sinergitas Malang Raya Maju Bersama , Senin malam (27/8/2018). (Aditya Fachril/ MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kecintaan Bupati Malang Rendra Kresna terhadap desa patutu diacungi jempol. Lihat saja dalam penampilannya pada  Sinergitas Malang Raya Maju Bersama.  Bupati yang senang memakai peci hitam ini sangat bangga menyanyikan lagu Desaku. Dia pun terlihat bersemangat nyanyi di depan ratusan orang kota dan pejabat dari dua wilayah pemerintahan yakni Kota Malang dan Kota Batu.

Baca Juga : Warga Terdampak Covid-19 di Kabupaten Malang, Bakal Dapat Pasokan Makanan Dapur Keliling

Berada di depan panggung bersama Wakil Bupati Sanusi dan Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso, Rendra juga turut mengajak para hadirin untuk ikut bernyanyi lagu Desaku.

"Saya akan  bernyanyi lagu Desaku, sebagai wujud kecintaan saya terhadap desa.  Monggo yang bisa ikut nyanyi bersama, " ujar Rendra di atas panggung dalam agenda Sinergitas Malang Raya Maju Bersama, Senin malam (27/8/2018).

Lantunan lirik lagu Desaku memang sejenak membawa pendengarnya membayangkan suasana desa yang permai. Lagu tersebut juga mengandung makna mengajak untuk mencintai sebuah desa serta tak malu karena menjadi orang desa.

Selain dengan bernyanyi, wujud nyata kecintaan Bupati Malang Rendra Kresna terhadap desa juga sering kali ditunjukan saat mengunjungi desa-desa di Kabupaten Malang.

Rendra selalu memberikan semangat dan masukan bagi para masyarakat desa terlebih lagi petani. Itulah yang kerapkali dilakukan Rendra yang selalu bergaya santai dan akrab tanpa batasan terhadap siapapun.

Bahkan dalam suatu kesempatan di Bina Desa di Putukrejo,  Gondanglegi, Rendrapun juga mengakui bahwa dirinya bangga bisa menjadi Bupati dari orang-orang desa. 

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Salurkan Bantuan bagi 1.666 Warga Miskin

"Saya bangga menjadi Bupatinya orang desa, sama seperti Presiden yang juga selalu membicarakan orang desa," ungkapnya (1/8/2018).

Kecintaannya terhadap desa, memang juga disambut baik oleh seluruh kalangan masyarakat. Terbukti, setiap kali Bupati Malang mengunjungi suatu desa, tak pelak banyak sekali yang ingin bersalaman serta berfoto dengannya. 

Jika Rendra mengatakan bangga menjadi Bupatinya orang-orang desa, begitupun warga desa, menanggap Rendra adalah Bapak desa. Seperti yang disampaikan warga Wonosari.

"Pak Rendra niku bapak e wong deso, Mas. Jadinya kita sangat gembira,  beliau datang ke sini, " kata Djuwariah warga desa Bangelan, Wonosari, (14/3/2018)