Petugas UPT PMK Kota Malang usai menjinakkan api dalam peristiwa kebakaran di Jalan Muharto. (Foto: BPBD Kota Malang for MalangTIMES)
Petugas UPT PMK Kota Malang usai menjinakkan api dalam peristiwa kebakaran di Jalan Muharto. (Foto: BPBD Kota Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Peristiwa mencekam sempat dialami Ridho, warga Jalan Muharto Gg 5 No 5b Kelurahan Kotalama, Kota Malang. Pria 19 tahun itu nyaris terpanggang di dalam kamar saat peristiwa kebakaran terjadi di rumah yang dia huni. Sempat terjebak ketika si jago merah berkobar, nyawa Ridho terselamatkan saat dievakuasi warga sekitar.

Kebakaran tersebut terjadi Rabu (22/8/2018) malam di rumah milik Mu'anah itu. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menyebut bahwa penyebab kejadian tersebut adalah korsleting listrik. "Ridho yang sedang asyik di kamar awalnya melihat percikan api dari atap tempat tidur. Api Iangsung menyambar kasur. Ridho seketika bersontak minta tolong," ungkap Ilham, salah satu personel dari BPBD Kota Malang yang tiba di lokasi.

"Mendengar suara teriakan, warga dengan sigap menyelamatkan Ridho melalui jendela kamar," imbuh Ilham saat assessment dampak kejadian bencana.

Melihat api semakin membesar, warga menghubungi PMK Kota Malang Selang beberapa menit kemudian, dua unit mobil PMK tiba di lokasi dan Iangsung melakukan pemadaman. Petugas juga dibantu beberapa warga sekitar dan komunitas relawan. 

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian ditaksir puluhan juta rupiah Iantaran kamar dan beberapa barang seperti kasur, almari baju dan barang-barang lainnya hangus terbakar," tambah Very, salah satu operator Pusdalops BPBD Kota Malang.

Melihat kejadian kebakaran yang akhir-akhir marak akibat korsleting listrik, masyarakat diimbau selalu waspada. Terutama terhadap sistem kelistrikan, baik alat-alat elektronik dan Iain sebagainya.

Kejadian tersebut juga menambah daftar panjang kejadian kebakaran di Kota Malang. Sepanjang 2018 hingga Agustus awal, total sudah ada 23 kejadian kebakaran di Kota Malang. Terbanyak, disebabkan karena korsleting listrik di permukiman warga. Meski demikian, jumlah tersebut turun dari tahun sebelumnya. Yakni 34 kejadian kebakaran hingga Agustus 2017 lalu. (*)