Jokowi Datang, Laboratorium Kesehatan Uji Keamanan Mamin di Karang Pamitran Nasional 2018

Petugas kesehatan dari Dinkes Kabupaten Malang sedang mengecek sampel mamin yang akan di-lab-kan untuk kegiatan KPN di Lebakharjo, Ampelgading. (Dinkes for MalangTIMES)
Petugas kesehatan dari Dinkes Kabupaten Malang sedang mengecek sampel mamin yang akan di-lab-kan untuk kegiatan KPN di Lebakharjo, Ampelgading. (Dinkes for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Laboratorium Kesehatan (labkes) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang akan bekerja keras dalam acara Karang Pamitran Nasional (KPN) 2018 di Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading. Pasalnya, labkes akan secara rutin melakukan uji keamanan dan kesehatan makanan dan minuman (mamin) yang ada di beberapa dusun yang direncanakan menjadi rest area Presiden Joko Widodo atau Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla.

Selain di rest-area tersebut, petugas dari Dinkes yang akan dibantu oleh petugas kesehatan dari puskesmas di kawasan Malang selatan juga melakukan pengecekan sampel mamin secara berkala di tempat istirahat yang akan dipergunakan Bupati Malang Rendra Kresna.

Hal ini disampaikan oleh Kadinkes Kabupten Malang Abdurrahman yang sejak Minggu (12/8/2018) kemarin telah melakukan giat pengecekan sampel air bersih dan food security di Lebakharjo, Ampelgading dalam  menyongsong kegiatan KPN 2018. "Kami sudah melakukan beberapa pengecekan terhadap mamin di beberapa wilayah. Hal ini untuk menjamin keamanan serta tentunya memberikan kenyamanan bagi para tamu yang akan hadir di Lebakharjo," kata Abdurrahman, Senin (13/8/2018), kepada MalangTIMES.

Sejak kemarin petugas Dinkes yang dibantu total para tenaga kesehatan puskesmas melakukan pembagian wilayah cek food security di Dusun Krajan I a dan I b yang rencananya akan dijadikan rest area presiden/wakil presiden serta sekretariatan KPN 2018 yang diletakkan di balai desa. Sedangkan di Dusun Krajan II dan Dusun Sukomaju a dan b juga telah dilakukan cek food security.

Abdurrahman menjamin, mamin yang nantinya akan dicek di labkes Dinkes Kabupaten Malang selama acara berlangsung aman untuk dikonsumsi siapa pun. "Kami pastikan kesehatan dan keamanannya. Untuk pengujian mamin di labkes, kami akan mengambil sampel setiap harinya di 90 rumah. Pengambilan sampel mamin tersebut kami lakukan 3 kali sehari dan nantinya disimpan dahulu di puskesmas pembantu sebelum dikirim ke labkes dinkes," ujarnya.

Disinggung mengenai kendala yang ada di lapangan dalam mengambil sampel mamin di rumah warga, Abdurrahman menegaskan tidak ada halangan. "Lancar alhamdullilah sejak kemarin. Semangat para tenaga kesehatan dan berbagai pihak lainnya patut diapresiasi dalam menyukseskan acara KPN 2018 ini," ucapnya.

Dinkes Kabupaten Malang tidak main-main dengan persoalan tersebut. Pasalnya, persoalan mamin sebagai kebutuhan dasar ribuan peserta menjadi hal vital untuk diamankan. Baik kesehatannya maupun keamanannya saat dikonsumsi selama sekitar sepekan acara di gelar di Lebakharjo, Ampelgading. Kesuksesan acara serta nama Kabupaten Malang tentunya ikut serta dalam gelaran nasional di bidang kepramukaan ini. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher :
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top