Sapi Pembunuh Manusia Paling Mematikan,Warganet: Code Red, Code Red!!

Sapi mengamuk dan membuat seorang petugas mengeluarkan senjata api. (maumau.com)
Sapi mengamuk dan membuat seorang petugas mengeluarkan senjata api. (maumau.com)

MALANGTIMES - Peringatan keras dari Health and Safety Executive (HSE) Inggris untuk waspada terhadap hewan yang dagingnya menjadi menu favorit kuliner di Indonesia maupun dunia bukan sapan jempol belaka. Sapi misalnya.

Hewan yang tidak ada kesan-kesannya sangar atau mematikan itu telah menyebabkan sekitar 74 orang mati pada 15 tahun terakhir ini.  Bukan karena kolesterol ataupun penyakit yang diindap sapi, tapi benar-benar terbunuh oleh sapi.  

Karena itu, HSE memberikan peringatan kepada peternak sapi untuk tidak meletakkan hewan pemakan rumput dan penghasil susu tersebut di ladang yang dekat dengan tempat umum. 

Banyaknya manusia yang mati oleh sapi inilah yang membuatnya dijuluki hewan paling mematikan di Inggris. Berbahayanya, sapi di Inggris inilah yang membuat HSE mengeluarkan peringatan,  seperti yang dilansir Independent tahun 2015. "Mengingat 70 persen kematian melibatkan kerbau atau anak-anak sapi, aktivitas yang melibatkan hewan itu harus direncanakan dengan hati-hati". 

Lansiran informasi betapa mematikannya sapi di media sosial ini sontak mendapat komentar cukup riuh. Seperti yang terlihat di akun Instagram infia_fact yang menuliskan caption yang mirip dengan lansiran media Independent. Dengan tambahan kalimat, "... Anehnya,  sebagian besar serangan sapi merupakan serangan yang 'disengaja' dan dibuat oleh sapi yang berkelompok. Sapi sering menargetkan orang-orang yang berjalan dengan anjing, ". 

"Code Red!!! Code Red!!! Sapi bekerja sama ama rabbitz buat nge invasi bumi! " tulis akun harleyiscrex,  mengomentari komentar tersebut,  Kamis (9/8/2018). 

Komentar lain tak kalah seru datang dari @lianreinaldy yang menulis,  "Ternyata sapi sedang menjalankan rencananya, ingin berada di puncak rantai makanan." 

Komentar sedikit serius walau tetap dengan gaya khas komentar di medsos ditulis @edricdjiemesha :"Sapi paling banyak membunuh manusia... melalui serangan jantung dan kolesterol, " yang di akhir kalimatnya diimbuhi emot tawa dan jempol. 

Tapi,  sapi di Inggris membunuh manusia bukan karena seperti ditulis @edricdjiemesha. Dari total 74 korban meninggal dunia dikarenakan terinjak atau terdorong kumpulan sapi yang di sana bobotnya bisa mencapai satu ton,  54 orang adalah peternak. Sisanya adalah pejalan kaki yang sedang berjalan bersama anjingnya. 

Maka akun etratjoudan menulis :"Ngeri". Kengerian yang ditulis akun tersebut juga pernah disampaikan oleh Charles Mamboleo peternak sapi dari Nakuru County, Kenya. Mamboleo mengisahkan  bahwa sapi ternaknya di suatu pagi dengan santainya sedang memangsa seekor domba yang diduga sebelumnya ditanduk hingga mati.

"Saat itu saya pikir sapi itu kelaparan. Jadi, kami tambah jumlah pakan dan airnya. Ternyata sapi itu mengulanginya lagi,  memangsa domba," ujar Mamboleo seperti dikutip dari BBC. (*)

 

Editor : Yunan Helmy
Publisher :
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top