Lagu Nella Kharisma 'Prei Kanan Kiri' Trending, Warganet: Refresh dari Jenderal Kardus dan Jenderal Baper

(foto via Twitter)
(foto via Twitter)

MALANGTIMES - Penyanyi dangdut Nella Kharisma menjadi perbicangan warganet.

Kamis (9/8/2018) tagar #PreiKananKiriNella menduduki tiga terbanyak yang diperbincangkan di media sosial Twitter hingga pukul 16.00 WIB.

Prei Kanan Kiri sebenarnya sudah lama beredar. Lagu ini diunggah pada 30 Mei 2018 di channel YouTube DD Star Record.

Prei Kanan Kiri adalah lagu yang diciptakan oleh R Husein Albana. Single ini mengisahkan tentang seseorang yang mengabaikan sekitar lantaran fokus dengan kisah cintanya yang akan berlabuh ke pelaminan.

Di YouTube tak kurang dari 6 juta pasang mata telah menonton aksi Nella menyanyikan lagu tersebut. Lantas mengapa warganet tiba-tiba berkicau tentang lagu Prei Kanan Kiri?

"Sudah lama dan sering saya putar Prei Kanan Kiri Nella, lha kok baru sekarang trending. Nikmati saja deh, iki lho barang e," tulis warganet dengan nama akun @rista_aslin. 

Ternyata tagar #PreiKananKiriNella menurut warganet dengan nama @IhsanMuch adalah refresh dari tagar-tagar yang Kamis ini menyebar luas yakni #JenderalKardus dan #JenderalBaper.

"Hashtag hiburan memang penting kayak ini Prei Kanan Kiri Nella untuk merefresh timelinr dari hashtag riweh Jenderal Kardus dan Jenderal Baper," tulis dia.

Sebutan 'Jenderal Kardus' muncul dari politikus Partai Demokrat Andi Arief. Di akun Twitternya, ia mengungkapkan kegeraman kepada Prabowo Subianto yang ia nilai tidak memegang janji terkait pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Prabowo yang dijadwalkan dilangsungkan di kediaman SBY di bilangan Kuningan, Jakarta. 

"Prabowo ternyata kardus, malam ini kami menolak datang ke Kuningan. Bahkan keinginan dia menjelaskan lewat surat sudah tak perlu lagi. Prabowo lebih menghargai uang ketimbang perjuangan. Jendral kardus," tulis Andi Arief melalui akun Twitter @AndiArief_.

Sementara, istilah 'Jenderal Baper' merupakan balasan dari Partai Gerindra. Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyouno mengarah pada sosok SBY.

"Kalau Prabowo jenderal kardus, SBY itu jenderal baper (bawa perasaan), tukang ngeluh," balas Arief sebagaimana dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (9/8/2018).

Baper ialah bahasa sehari-hari yang merupakan kependekan dari 'bawa perasaan' sehingga berarti orang yang berkeluh kesah di depan orang lain. (*)

Editor : Heryanto
Publisher : Raafi Prapandha
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top