Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat memberi sambutan di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat memberi sambutan di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani. (Foto: Nurlayla Ratri/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Sinergi antara tiga pemerintah daerah (pemda) Malang Raya digadang-gadang akan menjadi pintu percepatan pertumbuhan sektor infrastruktur dan pariwisata. Bahkan, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko optimis potensi wisata Malang Raya bisa mengalahkan popularitas ikon wisata Indonesia seperti Bali dan Yogyakarta.

Hal tersebut dia sampaikan di sela kegiatan di Graha Pancasila Balai Kota Among Tani Kota Batu. "Kalau sama-sama maju dan ekonomi bergerak, kita bisa saingi Bali. Bali itu provinsi, tapi kolaborasi Malang Raya dengan punya rancangan yang bersinergi, Insya Allah bisa kalahkan Bali atau Yogyakarta. Itu yang harus dilakukan," ujarnya.

Dewanti menyebut, ketika ketiga wilayah bersama, maka akan ada program besar dan saling mendukung. "Kota Batu tidak mampu menampung 5 juta orang datang tiap tahun. Butuh juga dukungan Kota dan Kabupaten Malang. Kabupaten itu besar dan potensinya luar biasa, tetapi masih belum optimal," ujarnya.

Salah satu yang bisa mempercepat pertumbuhan wisata di wilayah tetangga itu, lanjut Dewanti, adalah terhubungnya jalan akses Malang Raya. "Terutama membangun akses jalan, sehingga sambung mulai Kasembon sampai Poncokusumo. Dari Lawang sampai Malang Selatan yang melewati kota. Maka tiga pemda ini duduk bersama membuat suatu rancangan menembus itu," urainya. 

Selain itu, ketiga pemda memiliki niat yang sama untuk menjadikan Malang Raya ini satu kesatuan utuh untuk sebuah kegiatan, utamanya memberikan fasilitas yang baik bagi masyarakat. Kedua, agar pariwisata di Malang Raya, Kota Batu terutama ini nanti akan memberi dampak yang besar. 

"Kami ingin agar wisatawan tidak hanya Batu atau Malang tapi akan ditarik untuk berkegiatan di Malang Raya. Itu nanti bisa ketika fasilitas umum jalan akses tersambung satu dengan yang lain. Itu yang akan dibicarakan," ujarnya. Selain itu, lanjutnya, masih banyak program yang akan saling disinergikan satu dengan yang lain. 

Dengan bersinergi, menurut Dewanti juga akan menguntungkan Kota Batu dengan naiknya jumlah kunjungan wisata. Terlebih jika nantinya akses jalan sudah bagus. "Wisatawan akan lebih banyak kalau akses jalan bagus. Yang mau ke Jatim Park atau Selecta biar nginap di Malang. Kuliner juga bisa di sana," terangnya. 

Dia mencontohkan belum terkoneksinya jalur lintas barat (jalibar) antara tiga wilayah juga jadi penghambat. Padahal jika akses tersebut bagus, dapat berimbas ke pariwisata Kota dan Kabupaten Malang. "Juga mengurai kemacetan. Apalagi untuk infrstruktur kan siapapun, tidak hanya untuk warga Kota Batu atau Malang," pungkasnya. 

End of content

No more pages to load