Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Internasional

Varian Omicron Jadi Penyebab Kasus COVID-19 di Malaysia Melonjak

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

08 - Dec - 2023, 18:25

Pemakaian masker untuk penanganan COVID-19 di Singapura. (Foto:REUTERS/LIM HUEY)
Pemakaian masker untuk penanganan COVID-19 di Singapura. (Foto:REUTERS/LIM HUEY)

JATIMTIMES - Kasus COVID-19 di Malaysia mengalami kenaikan hingga 57,3 persen. Update per Minggu (3/12/2023) Direktur Jenderal Kesehatan, Datuk Dr Muhammad Radzi Abu Hassan, mengatakan bahwa 3.626 kasus Covid-19 dilaporkan pada Pekan Epidemiologi ke-47, dari tanggal 19 hingga 25 November. 

Jumlah kasus tersebut meningkat dibandingkan dengan 2.305 kasus yang tercatat pada minggu sebelumnya (11-18 November 2023). 

Baca Juga : Bicara di Malaysia, Mahfud MD Ungkit Ucapan Prabowo 'Indonesia Bubar'

Menteri Kesehatan dr Zaliha Mustafa mengatakan meski mengalami peningkatan namum COVID-19 di Malaysia masih terkendali. Dan tidak membebani fasilitas kesehatan yang ada. 

Lebih lanjut dr Zaliha menjelaskan peningkatan kasus COVID-19 terjadi secara global, termasuk di Malaysia. Sejalan dengan tren yang terjadi setiap akhir tahun, yang juga dilaporkan di negara lain.

“Sebagian besar kasus Covid-19 di Malaysia mengalami gejala ringan dan tidak memerlukan perawatan di rumah sakit,” kata dr Zaliha, dikutip Malay Mail, Jumat (8/12/2023). 

Selain itu, dr Zaliha juga mengungkap bahwa hingga saat ini belum ada varian baru yang terdeteksi di Malaysia. Varian yang masih menular di Malaysia adalah Omicron, dengan subvarian yang diketahui memiliki tingkat penularan tinggi namun tidak menimbulkan kasus yang parah.

“Namun Kementerian Kesehatan (Kemenkes) selalu siap menghadapi segala kemungkinan yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Baca Juga : Disebabkan Putung Rokok, Lansia Berusia 100 Tahun Jadi Korban Kebakaran di Bantur

Oleh karena itu, Menkes Malaysia menyarankan masyarakat untuk melakukan tindakan perawatan diri, termasuk menjaga kebersihan diri dan memakai masker bagi mereka yang memiliki gejala.

“Pergilah ke dokter jika gejalanya memburuk, dan dapatkan pengobatan antivirus Paxlovid di klinik kesehatan terdekat bagi individu yang positif Covid-19 dan berisiko tinggi. Masyarakat juga bisa mendapatkan vaksin Covid-19 dosis utama di klinik kesehatan untuk mengurangi risiko penularan. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan berita bohong, agar tidak terjadi kebingungan dan menimbulkan keresahan masyarakat,” imbau dr Zaliha. 


Topik

Internasional Covid Malaysia omicron


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya