Jokowi Tak Pilih Tanggal Cantik Umumkan Cawapres?

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan Ahmad Basarah. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan Ahmad Basarah. (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Joko Widodo (Jokowi) sampai detik ini belum mengumumkan nama yang akan menjadi pendampingnya sebagai cawapres (calon wakil presiden) dalam Pilpres 2019 nanti. Padahal, pendaftaran pasangan capres-cawapres tinggal dua hari lagi alias berakhir 10 Agustus.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI-Perjuangan Ahmad Basarah menyampaikan, sesuai dengan keputusan dalam rapat besar parpol koalisi Jokowi di Bogor beberapa waktu lalu, Jokowi sendiri yang akan mengumumkan siapa pendampingnya. "Ditunggu saja. Nanti nggak sampai lebih dari tanggal 10 pukul 24.00 WIB Pak Jokowi pasti sudah mengumumkan nama pasangannya," ungkap dia, lalu tersenyum.

Dari komentar Basarah, Jokowi tampaknya tidak memilih tanggal cantik untuk mengumumkan siapa pasangannya. Yakni 8-8-2018 atau Rabu hari ini. Sebelumnya, banyak pihak memprediksi Jokowi akan memgumumkan cawapres-nya pada tanggal cantik itu.

Menurut Basarah, sampai saat ini Jokowi dan partai koalisi tidak lagi mempermasalahkan siapa calon wakil presiden yang akan diusung. Sebab, semua sudah sepakat soal sosok cawapres dan akan segera diumumkan. Namun pria yang juga menjabat wakil ketua MPR RI itu enggan menyebut dengan gamblang siapa nama yang sudah terpilih tersebut.

Basarah hanya menyebut calon yang dipilih Jokowi merupakan seorang tokoh yang sudah cukup berumur, seorang muslim, dan warga negara Indonesia (WNI). "Yang jelas wakilnya Pak Jokowi itu memiliki KTP Indonesia, Islam,dan sudah cukup umur," ungkapnya.

Dia pun menyebut ada beberapa nama dari berbagai unsur yang digadang-gadang sebagai calon wakil Jokowi. Di antaranya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD, Kepala BIN Budi Gunawan, Ketua MUI KH Makruf Amin, Gubernur NTB Tuanku Guru Bajang (TGB), hingga Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Sementara itu saja ya nama yang saya sebut. Mereka dari unsur politik, tokoh NU, dan lain sebagainya," pungkas Basarah. (*)

Editor : Yunan Helmy
Publisher :
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksijatimtimes[at]gmail.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : redaksijatimtimes[at]gmail.com | redaksijatimtimes[at]gmail.com
Top