Ikuti Fashion Show di Rusia, Batik Malang Ini Jadi Pusat Perhatian

Salah satu busana batik karya Antik Batik dari Kota Malang yang diperagakan model dalam fashion show di Rusia. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)
Salah satu busana batik karya Antik Batik dari Kota Malang yang diperagakan model dalam fashion show di Rusia. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Produk fashion kreasi buah tangan dari pelaku usaha di Kota Malang berhasil memukau dunia internasional. Hal ini ditunjukkan oleh Antique Batik saat menggelar show hasil karyanya di Moskow, Rusia, dalam rangkaian kegiatan Russia-Indonesia Bussines Forum.

Memadukan antara eksotisme kain batik dengan gaya fashion modern, karya Febby dari Antique Batik itu berhasil memukau para peserta forum tersebut di Rusia. Yang lebih menarik, busana kreasi Antique Batik ini dipertunjukkan oleh para model cantik dari Rusia. Dari situlah banyak tawaran untuk fashion show di berbagai negara.

"Bulan depan sudah ada tawaran fashion show dari Bahrain, Belanda hingga Turki," kata Febby. Ia menjelaskan, ketertarikan masyarakat internasional terhadap kreasi batik ciptaannya itu juga berujung kepada ketertarikan kepada Kota Malang. 

Apalagi dalam forum itu, Kepala Dinas UKM dan Koperasi Tri Widyani bersama dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Ida Ayu Made Wahyuni sempat memaparkan potensi wisata dan bisnis di Kota Malang. "Awalnya mereka tidak tahu Malang sekarang mereka sangat tertarik kepada Kota Malang," ujar Febby.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tri Widyani mengatakan, hasil karya Antik Batik ini adalah bukti jika produk lokal mampu berbicara pada level internasional. "Produk UKM Kota Malang ini secara kualitas tidak kalah dengan produk dark kota lain bahkan dari negara lainnya. Hal ini yang akan kita kembangkan nantinya," kata Yani, sapaan akrabnya.

Ia menambahkan, salah satu misi ikut andil Kota Malang dalam Russia-Indonesia Forum Bussines tak lain adalah mengenalkan potensi bisnis dan wisata. Tujuannya, tak lain adalah menarik wisatawan serta pemasaran dan pengenalan produk-produk UMKM Kota Malang di kancah internasional. "Alhamdulilah setelah kita presentasi para peserta sangat antusias dengan Kota Malang baik secara potensi wisata dan potensi bisnisnya," pungkasnya. (*)

 

Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top