MALANGTIMES - Setelah mengalami keterbatasan penganggaran serta luasnya wilayah, akhirnya Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang,  memulai pembangunan jalan tembus antar desa di Ampelgading. 

Pembangunan jalan tembus yang nantinya akan menghubungkan jalan Desa Purwoharjo dengan desa pramuka di Lebakharjo, sepanjang 5 kilometer (Km) tersebut, tentunya mendapat sambutan sukacita warga. 
Pasalnya,  jalan tembus dengan beberapa rute ekstrim tersebut,  telah lama dinanti masyarakat untuk dibangun. Dikarenakan jalan tersebut merupakan jalan ekonomi yang bisa meningkatkan taraf perekonomian masyarakat sekitar. 


Seperti diketahui, jalan sepanjang lima km tersebut,  bisa memperlancar akses transportasi warga yang notabene berprofesi sebagai petani. Purwoharjo terkenal sebagai penghasil salak pondoh,  pisang dan juga kopi. 
"Tentunya kita sangat senang,  akhirnya jalan ini bisa dibangun oleh Pemkab Malang. Ini akan bisa memacu perekonomian warga," kata Masduki Kepala Desa (kades) Purwoharjo, Selasa (7/8/2018). 

Selain hal tersebut, dengan dibangunnya jalan tersebut maka jaringan jalan akan terkonek dengan desa pramuka di Lebakharjo. Hal ini akan semakin menggairahkan warga baik secara ekonomi maupun akses terhadap masyarakat luar daerah yang kerap menjadikan Lebakharjo sebagai ruang kegiatan kepramukaan skala nasional bahkan dunia. 


"Tentunya secara langsung bisa berefek ke desa kami dengan hal tersebut. Kami mengucapkan terimakasih tentunya kepada Pemkab Malang dan Dinas PU Bina Marga," ujar Masduki. 
Di kesempatan berbeda,  Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang Romdhoni menyampaikan,  bahwa pembangunan jalan tembus dua desa tersebut mulai dilaksanakan akhir bulan lalu, Selasa (31/7/2018). 

"Baru dimulai, nantinya sepanjang 5 km. Kita prioritaskan dulu area yang terbilang ekstrim dulu," kata Romdhoni. 
Area jalan tembus yang akan dirabat beton nantinya ini, memang memiliki  beberapa ruas ekstrim.  Salah satunya di area jurang Dandang Gulo dengan kemiringan sampai 50 derajat. Serta memiliki kedalaman yang cukup terjal juga. 


Hal ini kata Romdhoni dalam upaya pembangunan jalan antara Purwoharjo tembus Lebakharjo,  berjalan lancar. "Ini agar kendaraan yang mengangkut material jalan bisa masuk dan lancar," ujar mantan Kepala Dinas Cipta Karya Kabupaten Malang ini. 
Berbagai pembangunan maupun pemeliharaan jalan serta saluran air di berbagai wilayah Kabupaten Malang,  terus diintensifkan oleh Dinas PU Bina Marga. Selain memanfaatkan musim kemarau,  juga dalam mengejar target penyelesaian. 


Seperti diketahui, Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang di tahun ini memiliki proyek pembangunan di bidang jalan,  jembatan,  penerangan jalan umum serta sarana prasarana pendukung lainnya. Dengan jumlah cukup banyak yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Malang. 
Dengan beban besar tersebut,  Dinas PU Bina Marga Kabupaten Malang juga berharap, seluruh proyek pembangunan tersebut bisa dituntaskan di akhir tahun 2018 ini. "Tentunya kita terus berupaya maksimal untuk penyelesaian berbagai pembangunan tersebut. Sehingga pelaksanaan sesuai dengan target yang telah ditetapkan," pungkas Romdhoni.