Wahyu Hidayat, kepala DPKPCK Kabupaten Malang, saat meninjau jaringan pipa ait bersih warga di Dusun Sukomaju B Lebakharjo, Ampelgading. (DPKPCK for MalangTIMES)
Wahyu Hidayat, kepala DPKPCK Kabupaten Malang, saat meninjau jaringan pipa ait bersih warga di Dusun Sukomaju B Lebakharjo, Ampelgading. (DPKPCK for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Kebutuhan air bersih bagi masyarakat,  khususnya di daerah dengan topografi perbukitan,  sangat vital. Seperti yang dialami warga Dusun Sukomaju B,  Desa Lebakharjo,  Kecamatan Ampelgading. 

Pemenuhan kebutuhan air bersih warga disuplai dari sumber air yang tentunya cukup jauh dari permukiman. Air disalurkan melalui pipa ke rumah-rumah warga. 

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

Saluran air bersih ke rumah-rumah warga tentunya membutuhkan pipa yang memiliki ukuran besar. Sayangnya, penggantian pipa air bersih tentunya membutuhkan anggaran terbilang besar. 

Kondisi inilah yang membuat Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang turun tangan dalam upaya memberikan pelayanan terhadap kebutuhan air bersih warga. Sebab, selama ini dirasa masih belum mencukupi dikarenakan pipa saluran air berukuran biasa. 

"Sebelumnya warga di sini memakai pipa ukuran 3 dim. Karenanya kapasitas air bagi warga dirasa kurang. Karena itu kita melakukan penggantian pipanya menjadi ukuran 4 dim saat ini," kata Dr Wahyu Hidayat, kepala DPKPCK Kabupaten Malang,  Selasa (7/8/2018). 

Penggantian pipa saluran air bersih dari sumber di Dusun Sukomaju B yang nantinya juga jadi salah satu  area yang direncanakan dalam acara Karang Pamitan Nasional (KPN) Pramuka 2018. Dimaksudkan untuk menambah kapasitas air ke rumah-rumah warga. 

"Total panjang pipa sekitar dua kilometer yang dilakukan penggantian. Kita berharap bisa lebih memenuhi kebutuhan air bersih warga di sini," ujar Wahyu kepada MalangTIMES. 

Wahyu juga menyampaikan,  jaringan pipa air yang kini sudah 4 dim tersebut telah mengalir secara lancar. Dirinya secara langsung turun ke lokasi penggantian pipa serta melakukan cek secara langsung di depan salah satu rumah warga. 

Cek lokasi pendaratan helipad Presiden Jokowi di Desa Lebakharjo,  Ampelgading (DPKPCK for MalangTIMES)

"Airnya telah mengalir dan lancar. Semoga bisa lebih membantu masyarakat di dusun Sukomaju B ini," ucap mantan Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang ini. 

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Selain melakukan pengecekan jaringan pipa air bersih,  Wahyu juga melakukan beberapa peninjauan lokasi alternatif pendaratan helipad yang akan membawa Presiden Joko Widodo ke desa Lebakharjo. 

Ada dua alternatif lokasi yang ditinjau oleh Wahyu bersama anggota DPRD Kabupaten Malang,  dimana nantinya helipad sang Presiden mendarat. Untuk mengikuti acara KPN Pramuka 2018 yang akan diikuti pembina,  pelatih pramuka se-Indonesia. (*)