Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Politik

Kampanye Hari Pertama, Bawaslu Kabupaten Malang Sudah Temukan Pelanggaran

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

28 - Nov - 2023, 21:00

Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Malang Abdul Allam Amrullah (kanan) saat menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan SDM Penanganan Pelanggaran Pemilihan Umum Tahun 2024 pada beberapa waktu lalu. (Foto: Bawaslu Kabupaten Malang)
Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Malang Abdul Allam Amrullah (kanan) saat menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan SDM Penanganan Pelanggaran Pemilihan Umum Tahun 2024 pada beberapa waktu lalu. (Foto: Bawaslu Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Hari ini, Selasa (28/11/2023) merupakan hari pertama masa kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Meski baru memasuki hari pertama, namun Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malang sudah menemukan adanya pelanggaran terkait pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

"Ada beberapa yang ditindaklanjuti karena memasang (APK) di tempat yang dilarang," ungkap Koordinator Divisi (Kordiv) Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kabupaten Malang Abdul Allam Amrullah saat dikonfirmasi awak media, Selasa (28/11/2023).

Baca Juga : DPRD Kabupaten Malang Targetkan Percepatan Malang Makmur di 2024

Pelanggaran pemasangan APK tersebut terpasang di kawasan tempat ibadah hingga perhutani. "Ada yang di depan masjid dan depan kantor perhutani. Kemudian di komplain masyarakat, akhirnya secara proaktif dipindah pesertanya (pemilik APK, red) sendiri," tuturnya.

Pelanggaran pemasangan APK di kawasan tempat ibadah hingga kantor perhutani tersebut, terjadi di dua wilayah yang berbeda. Yakni di Kecamatan Kasembon dan Karangploso.

"(Pemasangan APK) di depan masjid itu ada di Kasembon. Sedangkan yang di depan kantor Perhutani itu ada di Karangploso," terangnya.

Dijelaskan Allam, pelanggaran pemasangan APK tersebut dilakukan oleh Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang. Saat ini, pelanggaran tersebut telah ditindaklanjuti oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam).

"Bisa dibilang aduan, tapi bukan aduan resmi, ada informasi yang kemudian ditindaklanjuti oleh Panwascam," imbuhnya.

Baca Juga : Ingat! Sebelum Kampanye Harus Laporan ke KPU

Saat ini, diterangkan Allam, APK yang dimaksud telah melanggar ketentuan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tersebut telah dipindahkan oleh pemilik APK. "Lebih kepada (pelanggaran ketetapan) PKPU. Tapi itu tidak masuk ke proses penanganan pelanggaran, karena seketika langsung dipindahkan," ujarnya.

Meski tidak memungkiri adanya pelanggaran terkait pemasangan APK, namun Bawaslu Kabupaten Malang tidak memberikan sanksi terhadap pemilik dari APK tersebut. Pertimbangannya karena yang bersangkutan telah kooperatif.

"Tidak (disanksi), kita mengupayakan untuk koreksi, karena masih baru di pasang, kemudian ada respon. Jadi langsung kita tindaklanjuti dengan upaya pencegahan," tukasnya.


Topik

Politik Pemilu pemilu 2024 pemilihan umum kpu kabupaten malang bawaslu kampanye


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Sri Kurnia Mahiruni