Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Pria Penghina Nabi Muhammad dan Pro-Israel Sudah Ditangkap 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

27 - Nov - 2023, 13:28

Pria penghina nabi yang diketahui bernama Lukman Doloksaribu sudah ditangkap pihak kepolisian. (Foto: X)
Pria penghina nabi yang diketahui bernama Lukman Doloksaribu sudah ditangkap pihak kepolisian. (Foto: X)

JATIMTIMES - Baru-baru ini beredar video viral di media sosial, yang menunjukkan seorang pria menghina Nabi Muhammad dan meminta Israel agar menghabisi warga Indonesia di Palestina. Update terbaru pada Senin (27/11/2023), pria tersebut telah ditangkap oleh petugas kepolisian. 

Sebelum ditangkap, di media sosial platform X (Twitter) warganet ramai-ramai mencari tahu lokasi pria penghina Nabi Muhammad tersebut. Salah seorang warganet pun menemukan titik lokasi pria tersebut dan mengabarkan bahwa pihak kepolisian sedang proses menangkap pelaku penghinaan Nabi Muhammad itu. 

Baca Juga : Hamas Bebaskan Lagi 17 Sandera dan Israel 39 Sandera, Termasuk Bocah 4 Tahun

 

"Polsek Sorong Timur : Penghina Nabi muhamad yg berdomisili di Kota sorang Provinsi PBD yg saat ini sedang bekerja di Sumatra Akan segera di tangkap. InsyaAllah," tulis @zaqila959 pada Minggu (26/11/2023) malam. 

Lantas pada Senin (27/11/2023), kabar penangkapan pria penghina nabi yang diketahui bernama Lukman Doloksaribu itu mulai ramai di media sosial. Seperti diunggah akun Instagram @net2netnews pada Senin (27/11/2023) pagi, tampak Lukman diapit oleh dua petugas kepolisian. 

Menurut Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, Lukman ditangkap ketika berada di Toba, Sumatera Utara. Saat ini pelaku masih menjalani proses pemeriksaan di Polda Sumut.

Hadi juga menjelaskan kasus Lukman tersebut sebelumnya telah dilaporkan oleh Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Sumut Dedi Hermanto Sitorus ke Polda Sumut pada Minggu (26/11/2023). "Saat ini, tengah menjalani pemeriksaan di Polda Sumut. Konten itu mengandung muatan sensitif ujaran kebencian, jangan disebarluaskan," imbau Hadi, dikutip Detiksumut, Senin (27/11/2023). 

⁸Diketahui sebelumnya video Lukman menghina Nabi Muhammad SAW dan meminta Israel agar menghabisi warga Indonesia yang ada di Palestina viral di media sosial. Dalam video yang diunggah akun X @zaqila959 tampak pria itu berada di sebuah tempat. Pria yang sudah cukup berumur itu memakai baju berwarna kuning. Dan video itu tampak diambil oleh dirinya sendiri.

"Selamat sore, habisi saja itu rumah sakit Indonesia itu ah, ya. Hai kaum Palestina, lebih kau mati bunuh diri dari pada Israel bunuh kamu, ya, sedikit-sedikit kamu apakan ke agama, habisi itu muslim semua itu," kata pria tersebut.

Baca Juga : Viral Kantor DPP Ormas Manguni Beri Dukungan Ke Prabowo, Benarkah?

 

Pria dalam video tersebut juga meminta Israel agar menghabisi nyawa semua warga Indonesia yang berada di Palestina. Bahkan, dia sempat meminta agar Israel juga mengebom Jakarta.

"Hai kaum Israel, bantai semua itu, baik orang Indonesia yang ada di sana, bunuh semua itu. Indonesia ini terlalu banyak komentar, bila perlu kasih bom ke Indonesia ini, Jakarta sana itu dibom ya, begitu. Kamu bikin rumah sakit di sana, di sini saja masih banyak orang yang apa, tidak mampu berobat. Bunuh saja itu, bantai semua orang Indonesia yang ada di Palestina sana, termasuk yang di rumah sakit itu ya, biar orang Indonesia ini tahu diri, orang-orang muslim ini tahu diri, sedikit-sedikit di sini demo-demo masalah Israel, sekalian saja bangsa Israel bunuh semua itu," sebutnya.

Pria itu turut menghina umat Islam dengan mengatakan pengikut setan. Dia juga menyebut Nabi Muhammad SAW dengan kata yang tidak pantas.

"Saya tidak peduli mereka itu karena mereka itu adalah pengikut iblis, pengikut setan, termasuk pengikut Nabi Muhammad yang mendapatkan wahyu dari Gua Hira, tapi yang dia dapat setan. Goblok semua itu ya. Salam dari saya, bukan dari Papua lagi, Sumatera ya," ujarnya.


Topik

Hukum dan Kriminalitas


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy