Sekitar 12 Kades Aktif Nyaleg, DPRD Minta Pemkab Malang Cepat Ambil Keputusan

Ilustrasi Pileg 2019 (Ist)
Ilustrasi Pileg 2019 (Ist)

MALANGTIMES - Pemilihan legislatif (pileg) 2019 telah sampai pada tahap pemberkasan dokumen bakal calon legislatif (bacaleg). Dari hasil pemberkasan dokumen tersebut, ternyata mencuat sejumlah nama dari unsur kepala desa (kades) yang masih aktif. 

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang,  Didik Gatot Subroto yang menyampaikan,  bahwa ada sekitar 12 kades yang ikut dalam pileg 2019.

"Ada sekitar 12 yang ikut. Ini tentunya perlu adanya tindakan dari pemerintah kabupaten agar segera mengambil keputusan. Karena kades  yang ikut nyaleg harus mundur dari jabatannya," kata Didik kepada MalangTIMES,  Senin (6/8/2018). 

Hal ini sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 tahun 2018. Dimana dinyatakan setiap pejabat publik yang mencalonkan dirinya sebagai caleg harus mengundurkan diri. 

Politikus dari PDI-Perjuangan ini menyoroti perihal mengenai status yang kini disandang oleh para kades yang ikut dalam pileg 2019. Menurutnya,  tanpa adanya kebijakan secara cepat dari Pemkab Malang, maka akan menjadi persoalan di tingkat desa. 

"Mereka masih aktif sampai 2019 nanti. Sesuai dengan aturan KPU seharusnya mengundurkan diri. Ini perlu tindakan Pemkab Malang agar di desa tidak terjadi kekosongan jabatan," ujarnya. 

Didik juga berharap Pemkab Malang mengajukan nama-nama tersebut ke KPUD dan secara cepat melakukan proses Pj Kades di berbagai desa tersebut. 

"Ini agar roda pemerintah desa bisa berjalan,  apalagi saat ini sedang repot-repotnya mengelola dana desa. Jadi secepatnya harus diputuskan,  jangan sampai mengganggu pemerintahan," ujarnya. 

Selain hal tersebut,  Didik juga menyampaikan,  apabila tidak ditindaklanjuti secara cepat, akan berdampak juga pada tubuh partai yang menjadi kendaraannya nyalon. 

"Repot nanti partai,  kalau tidak ikut aturan. Bisa bolak-balik nanti administrasinya," imbuhnya. 

Di kesempatan berbeda,  Santoko Ketua KPUD Kabupaten Malang, saat ditanya mengenai adanya bacaleg dari unsur kades, menyatakan di tim nya tidak ada. 

Ada lima tim dalam pemberkasan administrasi bacaleg. Tim yang dipimpin okeh Santoko secara pasti tidak ada. "Di tim saya tidak ada dari unsur kades, mungkin di tim lainnya," ujarnya sambil mengarahkan ke bagian tim lainnya. 

Sayangnya, Arief Subagyo Kasubag Teknis Pemilu dan Humas KPU Kabupaten Malang,  sedang berada di luar kota saat dihubungi MalangTIMES. 

"Untuk kelengkapannya semua data ada di kantor,  mas. Ini saya masih perjalanan ke Surabaya,  mohon maaf," tutup Arif. 

Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES (JatimTimesNetwork)

Redaksi: redaksi[at]malangtimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]malangtimes.com | marketing[at]malangtimes.com
Top