Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Internasional

3 Pekan Serangan Israel, 3.000 Anak-Anak Gaza Telah Menjadi Korban

Penulis : Mutmainah J - Editor : Nurlayla Ratri

30 - Oct - 2023, 12:57

Anak-anak menjadi korban serangan Israel ke Gaza. (Foto dari internet)
Anak-anak menjadi korban serangan Israel ke Gaza. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Lebih dari 3.000 anak dilaporkan tewas akibat rentetan serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza yang berlangsung selama tiga pekan terakhir. Jumlah tersebut tercatat lebih tinggi dari jumlah anak-anak yang tewas dalam berbagai konflik di seluruh dunia setiap tahunnya sejak tahun 2019 lalu.

Dilansir dari Al Jazeera, Senin (30/10/2023), organisasi non-pemerintah Save the Children merilis analisisnya yang mengungkapkan fakta sangat mengerikan terkait perang yang terus berlanjut antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza sejak (7/10/2023) lalu.

Baca Juga : Meski Harga Emas Turun, Beli Setahun Lalu Masih Untung 9,27 Persen

Dalam laporan terbaru Save the Children mengutip data Kementerian Kesehatan Palestina dan otoritas Israel yang menyebut total 3.257 anak-anak tewas dalam konflik yang pecah antara Israel dan Hamas. Konflik ini tidak hanya memicu kehancuran di Jalur Gaza, tapi juga memakan korban di Tepi Barat yang diduduki Israel.

Dalam laporan itu dijelaskan, angka itu terdiri atas 3.195 anak-anak tewas di Jalur Gaza, 33 anak-anak tewas di Tepi Barat dan 29 anak-anak tewas di Israel sejak perang meletus pada 7 Oktober lalu.

"Kematian satu anak menjadi satu hal yang terlalu banyak, tapi ini merupakan pelanggaran berat yang sangat besar," sebut Direktur Save the Children untuk wilayah Palestina, Jason Lee, dalam pernyataannya.

"Gencatan senjata adalah satu-satunya cara untuk memastikan keselamatan mereka. Komunitas internasional harus mendahulukan masyarakat dibandingkan politik. Setiap hari yang dihabiskan untuk berdebat membuat anak-anak terbunuh dan terluka," imbuhnya.

"Anak-anak harus dilindungi setiap saat, terutama ketika mereka mencari keselamatan di sekolah dan rumah sakit," cetus Lee dalam pernyataannya.

Sementara berdasarkan laporan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) soal anak-anak dan konflik bersenjata, total 2.985 anak-anak tewas dalam konflik di sebanyak 24 negara sepanjang tahun 2022. Sedangkan total 2.515 anak-anak tewas dalam konflik di seluruh dunia sepanjang tahun 2021, dan total 2.674 anak-anak tewas dalam konflik di 22 negara sepanjang tahun 2020.

Jumlah total korban tewas anak-anak dalam perang di Jalur Gaza itu diperkirakan bisa lebih tinggi, dengan sedikitnya 1.000 anak-anak dilaporkan hilang dan diduga tertimbun reruntuhan bangunan yang hancur akibat pengeboman Israel.

Lalu, menurut laporan yang dikeluarkan oleh otoritas kesehatan Palestina di Gaza, seperti dilansir Al Jazeera, menyebut sedikitnya 8.005 orang tewas akibat gempuran Israel selama tiga pekan terakhir. Sekitar 20.242 orang lainnya mengalami luka-luka akibat rentetan serangan udara Israel.

Baca Juga : Buntut Penyerangan Gaza, Demonstran Rusia Serbu Bandara Dagestan Cari Warga Israel

Anak-anak dilaporkan mencapai 40 persen dari total korban tewas akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza. Lebih dari 6.000 anak mengalami luka-luka akibat serangan yang sama.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ketegangan antara Israel dan Palestina meningkat sejak Sabtu (7/10/2023). Ketegangan meningkat usai Hamas melancarkan serangan mendadak ke wilayah Israel. Ribuan roket diluncurkan dari Jalur Gaza.

Sebanyak 300 orang di Israel dilaporkan tewas dalam insiden tersebut. Israel tak tinggal diam dan membalas serangan tersebut. Sejumlah wilayah di Gaza dibombardir hingga beberapa bangunan di jantung kota rata dengan tanah.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mendeklarasikan perang panjang melawan militan Hamas dan Palestina. Netanyahu mengatakan, pada fase pertama, sebagian besar pasukan Hamas berhasil menembus wilayah Israel. Dan pada saat yang bersamaan, Israel memulai formasi ofensif untuk melakukan serangan balasan.

"Itu akan berlanjut tanpa syarat dan tanpa jeda hingga tujuan tercapai," ujar Netanyahu.


Topik

Internasional Palestina Hamas Israel Gaza korban anak


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Nurlayla Ratri