Keren, Tiap Kecamatan di Kabupaten Malang Miliki Motif Batik

MALANGTIMES - Kabupaten Malang akan semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu sentra batik. Itu ditandai dengan semakin kayanya corak batik di Kabupaten Malang.

Bahkan, tiap kecamatan di Kabupaten Malang diyakini mampu menciptakan motif batik yang berbeda. Pasalnya, banyak daerah di Kabupaten Malang yang memiliki kekayaan inovasi membatik.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Malang Made Dewi Anggraeni pun yakin tiap kecamatam akan mampu memiliki motif batik sendiri. Keyakinan itu bukan sesuatu yang muluk. Sebab, pada dasarnya, dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang, seluruhnya memiliki motif batik yang berbeda. Tak sedikit pula yang sudah mengajukan karyanya untuk memperoleh hak paten.

"Ada 123 motif batik yang masuk ke kami (Dinkop UKM) dan kami ajukan semua ke Kementerian Koperasi untuk mendapat sertifikasi hak paten. Hasilnya ada 35-an yang mendapatkan hak paten," katanya kepada wartawan, Minggu (29/7/2018).

Untuk mewujudkan mimpi itu, Made Dewi berencana menggelar pelatihan membatik bagi 1.258 pembatik pemula pada Agustus mendatang di Stadion Kanjuruhan Malang. Targetnya, para peserta dapat belajar langsung proses pembuatan batik dari awal hingga akhir. Sementara pengunjung dapat menikmatinya.

"Jadi, konsepnya UKM yang diwisatakan dan wisata bersumber pada UKM. Tujuannya agar masyarakat paham akan kekayaan batik kita," jelasnya.

Dengan semangat optimisme itu, dia pun berharap angan-angan Kabupaten Malang sebagai sentra batik terbesar di Indonesia dapat tercapai. Karena itu, masyarakat dan pembatik dilibatkan langsung melalui berbagai pelatihan. "Karena ada beberapa pembatik yang bilang, setelah mendapat pelatihan, malah tidak ada kelanjutannya," ucap dia.(*)

 
Top