Kadisdik Kabupaten Malang M Hidayat meraih penghargaan Kepala Dinas Terbaik Indonesia yang diselenggarakan YPPI sebuah lembaga dibawah naungan Kemenko pembangunan manusia dan kebudayaan (for MalangTIMES)
Kadisdik Kabupaten Malang M Hidayat meraih penghargaan Kepala Dinas Terbaik Indonesia yang diselenggarakan YPPI sebuah lembaga dibawah naungan Kemenko pembangunan manusia dan kebudayaan (for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sepi dari sorotan dan hingar bingar layaknya pemilihan dalam ajang mencari sosok berprestasi, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang M Hidayat menjadi Kepala Dinas Terbaik di Indonesia dalam kategori pemerintahan. 

Baca Juga : Bansos untuk Warga Terdampak Covid-19 Mulai Disalurkan, Pemkot Malang Buat Skema Baru

M Hidayat Kadisdik Kabupaten Malang, dianugerahi gelar Kadis Terbaik oleh Yayasan Penghargaan Prestasi Indonesia (YPPI) yang merupakan lembaga di bawah naungan Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang pembangunan manusia dan kebudayaan.  

Gelar tersebut diserahkan secara langsung kepada Dayat-sapaan akrab Kadisdik Kabupaten Malang- oleh perwakilan YPPI, Jumat (27/7/2018) malam kemarin, di hotel Santika Premiere Yogyakarta. 

Gelar yang didapatkan sebagai Kadis terbaik se-Indonesia,  membuat Dayat, kaget. Pasalnya, dirinya tidak mengetahui seluruh proses penilaian yang dilakukan YPPI sebelumnya. 

"Kaget, tentunya. Saat saya dihubungi ketua Yayasannya,  baru tahu mengenai penghargaan tersebut," kata Dayat kepada MalangTIMES  Sabtu (28/7/2018). 

Dayat menceritakan,  ternyata terpilihnya sebagai Kadis Terbaik dilakukan secara tertutup oleh pihak YPPI terhadap kinerjanya dalam membuat berbagai kebijakan. Beberapa kriteria yang disurvei tanpa sepengetahuannya,  terkait indeks kepuasaan masyarakat serta berbagai program yang secara pasti mengalami perubahan di Kabupaten Malang. Menuju kualitas yang diharapkan oleh seluruh masyarakat di bumi arema. 

Piagam penghargaan Kadis Terbaik yang diterima M Hidayat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang (for MalangTIMES)

"Dari hasil survei tersebut,  saya dinilai telah sukses mengawal sektor pendidikan yang pernah terpuruk. Yang pasti anugerah ini jelas bukan hasil kerja pribadi saya. Ini kerja tim yang diisi  orang-orang hebat yang mengelilingi saya. Mereka yang hebat. Kebetulan ini anugerah perorangan,  sehingga saya yang dipilih," tegas Dayat kepada seluruh pelaku pendidikan dari tingkat kabupaten sampai ke bawahnya.  

Kriteria penilaian yang membuat Dayat menjadi Kadis terbaik juga dinilai dari adanya berbagai pemberitaan media lokal. Secara langsung Dayat menyampaikan,  salah satu yang jadi referensi dirinya bisa menyabet gelar tersebut,  dikarenakan publikasi MalangTIMES. 

Baca Juga : Pemda yang Tidak Alokasikan Dana untuk Penanganan Covid-19 Akan Kena Sanksi

"Saya tanya juga tentang itu. MalangTIMES yang jadi referensi,  selain media nasional lainnya," ujar Dayat yang juga menyampaikan gelar terbaik lainnya didominasi profesi pengusaha. 

Di tangan Dayat,  beberapa rencana untuk memajukan kualitas pendidikan terus dirancang dan siap diaplikasikan. Baik mengenai sekolah bernuansa adiwiyata, pojok sport, maupun sekolah berbasis digital. Baik yang nantinya dipergunakan untuk kepentingan guru maupun siswa. 

"Banyak inovasi yang sudah dan terus kita kembangkan untuk memajukan pendidikan Kabupaten Malang. Mungkin ini pula yang jadi kriteria saya terpilih," pungkas Dayat.