Raih Prestasi, Desa Waturejo Ngantang Jadi Desa Wisata Berbasis PKK

MALANGTIMES - Kabupaten Malang tak hanya memiliki keindahan wisata alam, pantai, coban dan gunung saja. Namun, kabupaten yang punya jargon The Heart of East Java ini punya keunggulan destinasi wisata berbasis lingkungan (desa wisata).

Selalu ada desa wisata baru yang muncul, jumlahnya kian menjamur. Dari 17 desa wisata yang sudah disahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang, kini jumlahnya bertambah satu lagi yaitu Desa Waturejo sebagai Desa Wisata Berbasis PKK.

Desa wisata yang berada di Kecamatan Ngantang ini sudah diresmikan Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna bersama Wakil Bupati Malang, Sanusi dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang  Hj Jajuk Rendra Kresna, Sabtu (28/7/2018).

Peresmian desa wisata yang diprakarsai Tim Penggerak PKK, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Malang ini ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna. Aksi itu diikuti Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Malang beserta camat, lurah, kades dan ibu-ibu kader PKK se-Kabupaten Malang.

Bupati Malang, Dr H Rendra Kresna menyampaikan Pemerintah Kabupaten Malang patut berbangga dengan keberhasilan yang diraih kader PKK Desa Waturejo menjadi Juara I tingkat Propinsi Jawa Timur.

"Kami pasti senang dengan prestasi ibu-ibu PKK disini, atas prestasi itu maka dijadikan wisata edukasi yang berbasis PKK," kata Rendra Kresna usai meresmikan desa wisata berbasis PKK sekaligus memperingati Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-15 dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke-46 Tahun 2018.

Hadirnya desa wisata baru ini nantinya akan menjadi daya tarik wisatawan, terutama dalam hal edukasi tentang 10 program pokok tentang PKK. Apalagi disini program PKKnya sangat bagus dapat menekan Angka Kematian Ibu hamil (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). 

Serta melakukan penguatan gerakan PKK sebagai motor penggerak nyata di dalam masyarakat dalam mewujudkan 10 program tersebut. Sesuai program KB dan PKK sudah diterapkan dalam kesadaran masyarakat menjaga pola hidup sehat.

"Memang masing-masing desa wisata di Kabupaten Malang punya ciri khas sendiri-sendiri, ada yang menonjolkan alam, pemandangan sawah, coban. Nah disini uniknya program PKKnya terbaik se-Jawa Timur," ungkap pria berkacamata itu sembari diberi tepuk tangan para tamu undangan.

Menurut Rendra Kresna terwujudnya destinasi wisata di Desa Waturejo ini membuktikan bahwa masyarakatnya yang memperlihatkan kegotongroyongan dan guyub rukun bisa menjual potensi desanya kepada wisawatan. 

"Kami bangga warga disini semangat membangun kesejahteraan lewat potensi desa wisata. Karena membuat desa wisata iti tidak bisa sendirian harus dikerjakan bersama-sama," terang Ketua DPW Nasdem Jatim itu.

Sesuai program nawacita Presiden RI, Joko Widodo bahwa membangun kesejahteraan masyarakat Indonesia itu diawali dari desa ke kota. Tak hanya itu saja kerja keras dan sikap gotongroyong masyarakat membangun pariwisata hasilnya akan terlihat nyata.

"Pembangunan kesejahteraan desa tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah pusat saja, tapi disini saya melihat warganya membuat 137 gazebo di depan rumahnya dengan biaya swadaya masyarakat," terangnya.

Usai meresmikan Desa Wisata Waturejo Berbasis PKK, Rendra mengunjungi stan bazar produk kuliner khas Desa Waturejo dan berkeliling melihat kondisi kampung PKK tersebut.

Di samping itu, Desa Waturejo pertengahan Maret 2018 lalu telah meraih Juara I Lomba PKK Keluarga Berencana dan Kesehatan tingkat Provinsi Jatim. Atas prestasi itu anggota PKK Desa Waturejo nantinya akan mengikuti ajang perlombaan PKK tingkat nasional.

Top