DPRD Kota Batu rupanya bakal membuat tim khusus untuk membahas polemik Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-Alun Kota Batu. Dalam ranah ini memang DPRD Kota Batu tidak terlibat, namun karena permasalahn masih belum terselesaikan membuat DPRD harus merapatkan barisan.

“Sejak awal memang DPRD Koata Batu tidak dilibatkan dalam penataan penempatan PKL karena itu urusannya dengan eksekutif. Tapi melihat polemik pasca relokasi ada beragam permasalahan sehingga ada rencana buat tim khusus,” ungkap Wakil Ketua Dewan Hari Danah Wahyono.

Tim khusus ini nantinya untuk memecahkan permasalahan yang saat ini masih bergejolak meski sudah mereda antara PKL dan Pemkot Batu. Karena itu dewan meminta agar terlibat dalam penataan penempatan PKL di Alun-Alun Kota Batu.

“Kami segera rapatkan dengan anggota dewan, segera membentuk tim khusus. Ya mungkin pada bulan Agustus," katanya Jumat (27/7/2018).

Ia menambahkan permasalahan terkait penataan area PKL ini untuk menentukan lokasi yang saat ini ditempati oleh PKL, harus melibatkan berbagai pihak. Sebab tidak dapat dilakukan oleh Pemkot Batu dan PKL. Terlebih memang banyak PKL juga menyuarakan protesnya kepada DPRD.

Terpisah, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menambahkan jika relokasi PKL ini tidak perlu adanya persetujuan dari DPRD Kota Batu. Tetapi kalau DPRD Kota Batu bakal membuat tim khusus terkait permasalahan ini akan membantu juga.

“Kalau seperti ini kan gak perlu persetujuan dewan. Tapi kalau dewan ada inisiatif untuk membantu dengan tim khusus malah bagus,” ujar Dewanti saat sidak di Alun-Alun Kota Batu.