Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat meninjau area PKL Alun-Alun Kota Batu, Jumat (27/7/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat meninjau area PKL Alun-Alun Kota Batu, Jumat (27/7/2018). (Foto: Irsya Richa/BatuTIMES)

Polemik beragam masalah terkait pasca relokasi pedagang kaki lima (PKL) Alun-Alun Kota Batu akhirnya terselesaikan. Tuntasnya persoalan itu setelah kehadiran Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di tengah-tengah kawasan relokasi itu di area Alun-Alun Kota Batu, Jumat (27/7/2018).

Baca Juga : Pandemi Covid-19, Revitalisasi Pasar Bunulrejo Dibatalkan

Saat datang Dewanti Rumpoko langsung meninjau di area Jl Kartini, yang sebelumnya mendapat protes dari pihak toko karena para PKL menutupi tokonya. Karena itu, Dewanti meluruskan dan meminta izin agar bisa menerima hal tersebut.

“Alhamdulilah meskipun ada keluhan masih mau menerima kondisi seperti  ini. Dipikirnya area ini sudah cukup, ternyata PKL-nya membeludak. Karena di sini saya berniat menata agar semua nyaman. Tapi memang sekarang belum selesai,” ungkap Dewanti.

Ia menambahkan saat ini adanya food court belum maksimal. Sehingga ia memerintahkan untuk memaksimalkan area tersebut bakal diberi fasilitas etalase.

“Karenaa di atas itu ada kursi dan meja, sehingga kita maksimalkan dengan fasilitas yang bagus. Rencananya bagi yang jualan makanan akan menempati food court,” katanya.

Menurutnya saat ini dalam prose pengukuran kebutuhan untuk etalase. Karena itu ia tidak bisa memprediksi jumlah pedagang yang akan berjualan di food court. Yang jelas mereka yang menempati di sana adalah penjualan makanan seperti nasi goreng, sate, lalapan, mie, dan sebagainya.

Baca Juga : Jamin Nasib Tenaga Kerja, Disnaker-PMTSP Kota Malang Ajukan Skema Jaring Sosial

“Kalau di atas pakai rombong belang belonteng kan gak sesuai dengan fasilitas di atas. Jadi kita siapin etalase, lalu kalau rombong dinaikkan ke atas kesusahan. Sehingga disesuaikan dengan kondisi di food court. Dan di sana paten,”ujar politisi PDIP ini.

Rencananya fasilitas etalase itu diperkirakan akan selesai hingga beberapa hari ke depan. Ia pun berharap semua PKL bisa masuk setelah melihat kebutuhan. “PKL ini kan sama seperti UMKM, sehingga kita berupaya memfasilitasi,” tutupnya.