Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Ir. Hadi Santoso. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, Ir. Hadi Santoso. (foto : Imam Syafii/MalangTIMES)



Lelang konstruksi bangunan Islamic Center rencananya akan dilakukan tahun ini. Namun lantaran proses izin dampak lingkungan dan lalu lintas (amdal lalin) belum selesai, maka rencana tersebut terpaksa diundur tahun depan.

Kepala Dinas PUPR Kota Malang Hadi Santoso menyampaikan, proses izin amdal lalin Islamic Center dijadwalkan selesai pada September 2018. Artinya sangat tidak memungkinkan jika proses lelang konstruksi dilakukan di waktu yang sama.

"Karena anggarannya kan satu tahun dan harus berbentuk nyata dan siap dimanfaatkan. Jika September baru selesai amdal lalin, maka itu tidak memungkinkan," katanya kepada wartawan belum lama ini.

Itu sebabnya, lanjut pria yang akrab disapa Soni itu, anggaran lelang konstrukai senilai Rp 45 miliar lebih di APBDP 2018 tidak digunakan. Sehingga menjadi salah satu penyumbang sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) APBD Kota Malang 2018. "Jadi, anggaran Rp 45 miliar itu tidak digunakan dan masih utuh. Akan digeser dan dimanfaatkan di 2019," jelasnya.

Sebelumnya, Dinas PUPR menargetkan proses lelang konstruksi di akhir 2018. Sehingga, pada awal 2019 bisa dilaksanakan pembangunan secara fisik. Dimulai dari pembangunan kantor dan juga aula. Karena berdasarkan peraturan yang ada, bangunan yang dibuat harus dapat langsung digunakan.

Secara keseluruhan, anggaran yang dibutuhkan dalam proses pembangunan Islamic Center sebesar Rp 450 miliar dan sepenuhnya menggunakan anggaran pemerintah daerah. Anggaran pun digelontorkan secara bertahap sesuai dengan rencana pembangunan.

Namun sampai sekarang, lokasi pembangunan Islamic Center yang berada di Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, itu masih belum terlihat aktivitas pembangunan. Aset milik Pemerintah Kota Malang itu masih terlihat hijau dengan rumput. (*)

End of content

No more pages to load