Kegiatan pembukaan Design Thinking Camp 2018 yang melibatkan mahasiswa 20 negara untuk mengenal budaya Malang Raya. (Foto: Dokumen MalangTIMES)
Kegiatan pembukaan Design Thinking Camp 2018 yang melibatkan mahasiswa 20 negara untuk mengenal budaya Malang Raya. (Foto: Dokumen MalangTIMES)


MALANGTIMES - Konsorsium Kantor Urusan Internasional (KKUI) Malang memiliki cara tersendiri mengenalkan budaya Malang Raya. Yakni dengan menyelenggarakan acara Design Thinking Camp 2018 yang diikuti 90 mahasiswa dari 20 negara. Dalam kegiatan tersebut, para mahasiswa asing bakal tinggal di rumah-rumah penduduk perdesaan. 

Baca Juga : Belajar dari Rumah Lewat TVRI Mulai Hari Ini, Intip Jadwalnya Yuk!

Ketua KKUI Malang Suprapto mengungkapkan, kegiatan yang berlangsung selama sepuluh hari mulai Minggu (22/7/2018) hingga 1 Agustus mendatang akan dibagi menjadi beberapa segmen. Pertama yakni pelatihan design thinking di Kota Malang. "Kedua, mereka akan tinggal di lokasi-lokasi yang sudah disiapkan selama lima hari," ujar Suprapto.

Rencananya, para mahasiswa asing itu akan ditempatkan di dua lokasi. Kelompok pertama akan tinggal di Desa Temas, Kota Batu dan akan belajar soal pengelolaan sampah di bawah tanggung jawab Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Islam Malang (Unisma), dan Universitas Ma Chung. 

Sementara kelompok kedua, akan tinggal di Desa Tambakrejo, Kabupaten Malang. Di desa pesisir itu, para mahasiswa diharapkan dapat berinteraksi dengan nelayan di bawah tanggung jawab Polinema, STIKI Malang dan STIE Malang Kucecwara. Untuk diketahui KKUI Malang sendiri beranggotakan 13 perguruan tinggi baik negeri maupun swasta. 

Baca Juga : Cegah Covid 19 Pada Lansia dan Anak-Anak, Pemkot Batu Akan Beri Tambahan Nutrisi

Suprapto menambahkan, kegiatan yang bertajuk Tassing the Natural and Cultural Heritage of Malang tersebut secara garis besar merupakan program pemberdayaan masyarakat. "Selain itu, hal ini menjadi upaya lebih mengenalkan Malang Raya di kancah internasional," urainya. Beberapa negara yang turut berpartisipasi di antaranya dari Vietnam, Rumania, Madagaskar, Ukraina, Polandia, Jepang, Libya, Laos, Malaysia, Ghambia, Korea, India, Sudan dan lain-lain.