A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/home/malangtimes.com/public_html//laksamana/ci_session44pvgpsjovv85f7bpn8t11v8akanquf5): Failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 177

Backtrace:

File: /home/malangtimes.com/public_html/application/controllers/News.php
Line: 10
Function: __construct

File: /home/malangtimes.com/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /home/malangtimes.com/public_html//laksamana)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 137

Backtrace:

File: /home/malangtimes.com/public_html/application/controllers/News.php
Line: 10
Function: __construct

File: /home/malangtimes.com/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Tekan Inflasi, Pemkot Malang Galang Gerakan Pangan Murah - Malang Times
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Tekan Inflasi, Pemkot Malang Galang Gerakan Pangan Murah

Penulis : Nabilla Erlika Putri Yessynta, Siska Nur Oktavia - Editor : A Yahya

18 - Sep - 2023, 15:22

Placeholder
Sutiaji, Wali Kota Malang dalam Gerakan Pangan Murah (Foto : Nabilla Erlika Putri Yessynta, Siska Nur Oktavia)

JATIMTIMES – Pemerintah Kota Malang menggandeng sejumlah instansi guna menggalang Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Tujuannya untuk menekan harga sembako yang terus merangkak naik karena kemarau dan badai elnino 

Kali ini, GPM digelar di kawasan Terminal Mulyorejo, Senin (18/9/2023).  Gerakan Pangan Murah dihadiri langsug  oleh Wali Kota Malang Sutiaji  didampingi pejabat Dinas Ketahanan Pangan, Badan Pangan Nasional, Rajawali Nusindo, Perum BULOG, UMKM Malang, Gapoktan, dan Perumda Tunas. 

Baca Juga : Heboh Pernyataan Gus Yusuf Soal Anies Baswedan Mondok 3 Tahun di Pabelan, Fuad Afif: Hanya Pesantren Kilat

 

“Menjadi keharusan bagi kami untuk memastikan agar masyarakat tidak cemas karena bahan pangan sudah tersedia dan harganya juga terjangkau,” ujar Sutiaji saat ditemui awak media di acara GPM.

Badan Pusat Statistik (BPS Kota Malang) per Juni 2023, mencatat bahwa angka inflasi sebesar 0,07% membuktikan Kota Malang menjadi kota dengan angka inflasi terendah dibandingkan kota lain di Jawa Timur. Hal ini menjadi buah dari hasil kerja keras birokrasi Kota Malang yang telah menggeber program unggulan dalam menstabilkan nilai perekonomian di tengah maraknya harga sembako yang semakin mencekik masyarakat.

“Kami bersama BULOG telah bekerjasama untuk menyalurkan beras bantuan kepada penerima manfaat dan keluarga resiko stunting,” tandas Slamet Husnan Kepala Dispangtan.

Dalam agenda ini, Pemerintah Kota Malang bukan hanya berhasil dalam menekan angka inflasi, namun juga dapat menyelesaikan permasalahan stunting. Hal tersebut sejalan dengan salah satu program kerja Wali Kota Malang yang selaras dengan agenda prioritas pemerintah pusat.

Baca Juga : Tingkatkan Nilai Jual, Disporapar Pamekasan Bekali Puluhan Pelaku UMKM Pelatihan Foto Produk 

 

“Alhamdulillah, beras dan bahan pokok itu murah jadi selisihnya lumayan banyak. Semoga lebih sering dilaksanakan lagi,” ucap Endah (44), warga Kecamatan Sukun.

Program ini menjadi salah satu program yang didukung penuh oleh masyarakat karena telah membantu menekan pengeluaran berbelanja barang-barang pokok, disisi lain juga dapat mengatasi fluktuasi harga dalam meningkatnya harga kesediaan pangan.


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Nabilla Erlika Putri Yessynta, Siska Nur Oktavia

Editor

A Yahya