A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/home/malangtimes.com/public_html//laksamana/ci_sessioni138dfu5t2jp5c6birg7gs2hj4l6fsgt): Failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 177

Backtrace:

File: /home/malangtimes.com/public_html/application/controllers/News.php
Line: 10
Function: __construct

File: /home/malangtimes.com/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /home/malangtimes.com/public_html//laksamana)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 137

Backtrace:

File: /home/malangtimes.com/public_html/application/controllers/News.php
Line: 10
Function: __construct

File: /home/malangtimes.com/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

Profil Museum Nasional Jakarta yang Alami Kebakaran - Malang Times
Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Profil Museum Nasional Jakarta yang Alami Kebakaran

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

17 - Sep - 2023, 07:17

Placeholder
Tampak depan saat Museum Indonesia kebakaran pada Sabtu, (16/9/2023) malam. (Foto: X)

JATIMTIMES - Museum Nasional Jakarta atau Museum Gajah yang berada di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat mengalami kebakaran pada Sabtu (16/9/2023) sekitar pukul 20.00 WIB. 

Hingga Jumat (17/9/2023) pagi, kata kunci "kebakaran museum nasional" tengah menjadi trending di mesin pencarian Google. 

Baca Juga : Mengenal Arapaima, Ikan Predator Terbesar dari Sungai Amazon

Melansir akun resmi X (Twitter) @MuseumNasional, sebagai gambaran, MNI terbagi dalam tiga bagian, yakni gedung A, gedung B dan gedung C. 

"Saat ini kebakaran terjadi di belakang gedung A, dan sampai dengan jam 21.45 api sudah berangsur dilokalisir oleh Petugas Pemadam Kebakaran," tulis akun MNI pada Sabtu (17/9/2023) 22.31 WIB. 

Pihak MNI pun tengah bekerjasama dengan pihak berwajib untuk melakukan pengamanan. Prioritas utama penyelamatan adalah perlindungan artefak berharga dan benda-benda sejarah yang ada di dalam museum.

Setelah api padam, pihak MNI pun segera mengerahkan tim investigasi internal untuk menentukan penyebab kebakaran. Juga melakukan pendataan terhadap koleksi baik yang terdampak maupun yang sudah diamankan. 

Lantas apa saja yang berada di Museum Nasional? Melansir laman Museum Nasional, MNI atau Museum Gajah adalah museum untuk arkeologi, sejarah, etnografi, dan geografi yang berada di Jakarta Pusat.

Berdirinya Museum Nasional diawali dengan suatu himpunan yang bernama Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen (BG) yang didirikan oleh Pemerintah Belanda pada 24 April 1778. 

Pada masa itu di Eropa tengah terjadi revolusi intelektual (the Age of Enlightenment), di mana orang mulai mengembangkan pemikiran-pemikiran ilmiah dan ilmu pengetahuan. 

Pada 1752 di Haarlem, Belanda, telah berdiri De Hollandsche Maatschappij der Wetenschappen (Perkumpulan Ilmiah Belanda) yang mendorong orang-orang Belanda di Batavia (Indonesia) untuk mendirikan organisasi sejenis.

Bataviaasch Genootschap van Kunsten en Wetenschappen adalah suatu lembaga independen yang didirikan untuk memajukan penelitian dalam bidang seni dan ilmu pengetahuan. Khususnya dalam bidang-bidang ilmu biologi, fisika, arkeologi, kesusastraan, etnologi, dan sejarah. 

Baca Juga : Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Terima Undangan Komisi III DPR

Kemudian, JCM Radermacher Radermacher yang menjadi salah satu pendiri lembaga tersebut menyumbangkan sebuah rumah miliknya di Jalan Kalibesar, yaitu suatu kawasan perdagangan di Jakarta-Kota. 

JCM Radermacher juga menyumbangkan sejumlah koleksi benda budaya dan buku yang sangat berguna. Sumbangan Radermacher inilah yang menjadi cikal bakal berdirinya museum dan perpustakaan. 

Selama masa pemerintahan Inggris di Jawa (1811-1816), Letnan Gubernur Sir Thomas Stamford Raffles menjadi direktur perkumpulan tersebut. 

Menurut sejarah, MNI dibuka kali pertama pada 1868. MNI pun terus fokus pada desain bangunan dan koleksinya. Sebelum dibuka atau pada 1862, berbagai koleksi baru juga ditambahkan ke dalamnya. 

Lantas setelah kemerdekaan, pengelolaan museum diambil alih oleh Lembaga Kebudayaan Indonesia yang secara resmi berpindah tangan pada 17 September 1962. Kemudian terjadilah berbagai perubahan dalam museum ini. Di mana museum diubah pada bangunan dan struktur posisi koleksi museumnya. 

Setelah perubahan terjadi, lantas berbagai macam hadiah diraih oleh MNI. Salah satu hadiah didapat dari Raja Chulalongkorn, Thailand berupa patung gajah dari perunggu di tahun 1871 yang saat ini bisa dilihat di halaman depan museum. Dari patung gajah itulah, sehingga membuat MNI disebut sebagai Museum Gajah. 


Topik

Peristiwa Museum Nasional Museum Gajah Museum Nasional terbakar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy