Tradisi Petekan Suku Tengger (Foto: Istimewa)
Tradisi Petekan Suku Tengger (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES.- Untuk menjaga tradisi leluhur, Indonesia kerap melaksanakan berbagai macam tradisi untuk terus melestarikannya. Ada banyak hal yang menjadi latar belakang selain hanya melestarikan tradisi, salah satunya adalah menjaga kesakralan wilayah tersebut.

Ada ritual-ritual yang tak biasa dilakukan di Malang Raya. Dan ritual-ritual ini rupanya hanya ada di Malang. Ritual apa sajakah itu? Ini dia ulasanya.

Ritual Satu Suro di Gunung kawi

Sesuai Namanya, ritual ini dilakukan di malam satu suro. Kirab budaya menjadi salah satu rangkaian dalam acara ritual yang hanya ada di Malang ini. Saat ritual satu suro di Gunung Kawi, akan terlihat akulturasi budaya di mana dalam kirab akan tersaji berbagai kesenian lokal, Tionghoa, hingga hadrah.

Ritual satu suro di Gunung Kawi sebagai salah satu wujud rasa Syukur masyarakat setempat atas segala nikmat yang diberikan oleh yang Kuasa. Puncaknya, adalah saat pembakaran ogoh-ogoh atau sebuah patung buto sebagai lambing keburukan yang harus dimusnahkan.

Tradisi Petekan

Tradisi Petekan merupakan suatu tradisi yang kerap digelar oleh Suku Tengger di Desa Ngadas, Kabupaten Malang. Tradisi ini merupakan salah satu upaya untuk melihat kehamilan di luar nikah di kalangan remaja perempuan. Tradisi ini dipimpin oleh dukun adat yang dibantu oleh seorang dukun bayi.

Biasanya ritual ini dilakukan di rumah tetua adat. Dukun bayi lalu melakukan ritual dengan menekan perut bagian bawah para peserta dengan maksud mendeteksi kehamilan.

Ritual Patirtan Candi Sumberawan

Hampir sama dengan ritual satu suro yang digelar di Gunung Kawi, ritual patirtan dan juga sedekah bumi di Patirtan Candi Sumberawan juga sebagai salah satu bentuk rasa syukur masyarakat sekitar terhadap keberkahan yang didapat.

Biasanya, Ritual digelar di pelataran Candi Sumberawan dengan tumpengan untuk selametan Patirtan Sumberawan. Tak ketinggalan arak-arakan dalam kirab budaya keliling desa juga turut digelar dalam tradisi ini.