Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Mayat Wanita Ditemukan Tergeletak di Kamar Mandi, Penyebab Kematian Masih Diselidiki

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Yunan Helmy

04 - Sep - 2023, 20:28

Petugas gabungan saat mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke rumah sakit guna kepentingan penyelidikan polisi. (Foto: Ashaq Lupito/Jatim Times)
Petugas gabungan saat mengevakuasi jenazah korban untuk dibawa ke rumah sakit guna kepentingan penyelidikan polisi. (Foto: Ashaq Lupito/Jatim Times)

JATIMTIMES - Menjelang petang, keheningan warga yang tinggal di Jalan Kauman, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, dibuat gempar. Penyebabnya, salah satu warga ditemukan meninggal di dalam rumahnya, Senin (4/9/2023).

Berdasarkan informasi yang dihimpun media online ini, mayat yang ditemukan tergeletak di dalam kamar mandi tersebut merupakan jasad Iswantari. Sebelum ditemukan meninggal, korban mengalami kesulitan untuk berjalan.

Baca Juga : Masalah Keluarga, Remaja di Malang Diduga Nekat Bunuh Diri dengan Cara Menghadang Kereta

Semasa hidupnya, wanita 67 tahun itu dikabarkan mengidap penyakit diabetes. Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kematian korban.

Salah satu tetangga korban, Widya, menuturkan korban dia temukan telah meninggal dunia pada Senin (4/9/2023) sekitar pukul 17.00 WIB. "Orangnya memiliki riwayat sakit, sakit kencing manis atau diabet. Orangnya sulit jalan. Jadi, mungkin terpeleset waktu ke kamar mandi," ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian, Senin (4/9/2023) malam.

Semasa hidupnya, diterangkan Widya, Iswantari hanya tinggal sebatang kara di rumahnya. Sang suami diketahui kerja di luar kota. Sedangkan anaknya merantau ke luar Pulau Jawa.

"Orangnya tinggal sendirian. Dia sakit dan tinggal sendiri, tidak ada yang menemani. Anaknya jauh, di Medan. Suaminya kebetulan kerja di luar kota," imbuhnya.

Kesehariannya, korban beraktivitas selayaknya ibu rumah tangga. Sesekali korban juga keluar rumah untuk jalan-jalan. Namun seminggu sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui tidak pernah keluar rumah.

"Setiap hari jalan keluar, aktivitas seperti biasa. Informasi dari para tetangga lainnya, orangnya sudah satu minggu tidak keluar. Tapi kalau saya, tiga hari belakangan ini sering ke rumahnya setiap hari," ungkapnya.

Setiap berkunjung, lanjut Widya, dia tidak pernah bertemu dengan korban. Meski pintu rumahnya sudah diketuk berulang kali, namun tetap tidak ada jawaban maupun respons dari korban.

Baca Juga : Surya Paloh Cegah Bendahara Nasdem Sahroni Laporkan SBY ke Bareskrim Polri

"Biasanya tidak pernah ada jawaban. Jadi. ini tadi ingin dijawab sama orangnya. Akhirnya sama suami mencoba masuk, tapi rumahnya dikunci dari dalam. Sehingga terpaksa kami buka paksa," ujarnya.

Semula Widya dan suami tidak menaruh curiga. Sebab, kondisi rumah korban memang sering dalam keadaan terkunci. Namun setelah membuka paksa melalui jendela, mereka akhirnya mencium aroma menyengat. Ketika masuk dan menuju ke kamar mandi, korban ditemukan telah meninggal dunia.

"Rumahnya tertutup, terus keadaan rumahnya juga agak berantakan. Jadi  tidak terlalu kecium baunya (mayat). Tapi saat suami membuka jendela, baru kecium. Akhirnya pintu saya buka, terus ketemu ibunya sudah meninggal dunia," tukasnya.

Sementara itu, dari pantauan di lokasi kejadian, hingga berita ini disusun, petugas gabungan dari kepolisian, PMI Kabupaten Malang, dan para relawan masih berupaya mengevakuasi jenazah korban. Rencananya,  jenazah korban akan dibawa ke rumah sakit guna kepentingan penyelidikan.


Topik

Peristiwa Ditemukan meninggal wanita ditemukan meninggal Kabupaten Malang


Bagaimana Komentarmu ?


JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy